FOKUS: #IKN

Dua Tahun Vakum, Pawai Pembangunan Solo Kembali Dihelat, Gibran Naik Ranpur

KBRN Surakarta: Pemerintah Kota Surakarta  akan menggelar Pawai Pembangunan 2022 setelah dua tahun vakum karena pandemi Covid-19, Jumat (19/8/2022). 

Pawai dalam memeriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-77 akan diikuti lebih dari 80 kelompok dengan mobil hias dan ribuan peserta. Sementara Wali Kota Gibran Rakabuming Raka dan pejabat Forkopimda akan menaiki kendaraan tempur atau Tank.

Karnaval akan dimulai pukul 15.00 WIB dan diikuti 49 OPD di lingkungan Pemkot Solo, 9 perbankan dan stakeholder serta 12 komunitas. Para peserta akan mengenakan baju adat dan menaiki kendaraan hias.

Pawai akan dimulai dari Lapangan Kottabarat-Jalan Dr Moewardi-Jalan Slamet Riyadi-Bundaran Gladag-Balai Kota Solo dengan rute sepanjang 3,5 km. 

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Solo, Aryo Widyandoko, mengatakan tema yang diusung kali ini adalah ‘Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat’. Sejumlah peserta VIP dipastikan ikut dalam pawai pembangunan tersebut, seperti anggota Forkopimda dan pejabat lain. 

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka juga dipastikan akan naik kendaraan tempur dari brigif mekanis dengan Pakaian Dinas Upacara. 

“Pemberangkatan pawai akan diiringi tarian. Setelah itu nanti akan ada mobil listrik untuk tamu VIP menuju ke perempatan Gendengan. Di Gendengan, wali kota pindah naik ranpur (kendaraan tempur). Untuk memberikan kesan berbeda di hari kemerdekaan,” jelas Aryo di Balaikota, Kamis (18/8/2022).

Aryo Widyandoko mengajak masyarakat untuk menyaksikan karnaval tersebut. Pawai pembangunan ini juga berhadiah puluhan juta bagi pemenang terbaik atau terunik. 

Dinas Perhubungan (Dishub) Surakarta akan melakukan penutupan jalan di Jalan Dr Moewardi dan jalan Slamet Riyadi secara fleksibel. Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Ari Wibowo mengatakan, sejumlah ruas jalan akan diterapkan manajemen rekayasa Lalulintas. Seperti jalan Moewardi atau kota barat dan jalan Slamet Riyadi akan ditutup selama pawai berlangsung.

"Jam 13.000 jalan menuju titik kumpul akan ditutup, dari Gendengan ke utara, jalan Moewardi maupun kenanga. Overpass Manahan jam 13 ditutup tapi melihat situasional," jelas Ari Wibowo.

Menurut Ari Wibowo finis Pawai Pembangunan di Balaikota sekitar pukul 17.00 WIB. Jalan jendral Sudirman sudah dibuka dua jalur sehingga median jalan di tengah sudah disterilkan.  MI

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar