Gara-Gara Pembelajaran Daring, Terbentuk Grup Karawitan di SMP N 2 Colomadu

KBRN Surakarta : Pandemi covid 19 benar-benar membawa dampak yang luar biasa terhadap dunia pendidikan.

Gara-gara pandemi, pada bulan Maret 2020 pemerintah mengeluarkan kebijakan agar pembelajaran semua sekolah dilakukan melalui metode daring atau online.

Pembelajaran daring juga dilakukan SMP Negeri 2 Colomadu. Namun ditengah pembelajaran daring  itulah, sekaligus untuk menghilangkan suntuk para guru dan karyawan berinisiatif melakukan kegiatan karawitan.

Itulah awal mula sehingga saat ini terbentuklah grup karawitan SMP Negeri 2 Colomadu, seperti diungkap Sunaryo, S.Sn salah satu guru yang juga bertindak sebagai pelatih.

“ Ya, awal mula kami latihan karawitan ya saat pembelajaran daring itu. Karena banyak waktu luang, akhirnya kami mengumpulkan para guru dan karyawan untuk berlatih. Kebetulan kami punya gamelan lengkap berada di aula, sehingga akhirnya kami mulai latihan hingga saat ini,”ujar Sunaryo, S.Sn kepada RRI, Rabu (18/05/2022).

Lebih lanjut dikatakan, selama terbentuk hampir satu tahun, grup Karawitan SMP Negeri 2 Colomadu  hanya pentas internal, diantaranya penyambutan kunjungan pejabat dan terakhir tampil dihadapan Bupati Karanganyar Juliyatmono yang hadir dalam cara halal bihalal PGRI tingkat kecamatan Colomadu, serta halal bihalal keluarga besar SMP Negeri 2 Colomadu.

“ Ya, kami akui, belum pentas keluar kandang, meski kami juga yakin, performa grup karawitan kami sudah cukup kompak dan menguasai banyak gending. Pelan-pelan saja, dalam setiap kesempatan internal tetap akan kami pentaskan, agar semakin mantab,” tandas Sunaryo.

Menurutnya, beberapa gending yang sudah dikuasai antara 25 hingga 30 gending mulai dari Gugur Gunung, Kebo Giro, Suwe Ora Jamu, Kutut Manggung,  ladrang Wilujeng, ladrang Sri Kuncoro dan berbagai gending lainnya.

Dia juga mengatakan hingga saat ini latihan kontinyu tetap dilakukan disela mulai aktifnya pembelajaran tata muka. Hanya saja latihan tetap dilakukan disaat jeda atau di luar pelajaran.

“ Kami berharap kegiatan ini dapat dukungan dari pihak sekolah terutama Kepala Sekolah. Apalagi latihan yang kami lakukan juga tidak mengganggu pelajaran dan di luar jam pelajaran,” tukasnya.

Kegiatan karawitan oleh para guru dan karyawan juga mendapatkan dukungan langsung dari Kepala SMP Negeri 2 Colomadu Joko Widodo, S.Pd, MPd yang juga sebagai penanggung jawab.

Apalagi ditengah perkembangan yang serba modern, sehingga kegiatan karawitan akan terus dilakukan agar tetap dapat nguri-nguri budaya jawa yakni karawitan.

“ Karawitan di SMP Negeri 2 Colomadu kedepannya akan kami kembangkan agar lebih baik lagi sebab karawitan juga bisa melestarikan budaya Jawa, nguri-guri kesenian gamelan,” ujar Joko Widodo.

Secara performa grup karawitan SMP Negeri 2 Colomadu juga sudah layak tampil di luar kandang. Kendati demikian untuk lebih memantabkan performa, jam latihan pasca pandemi ini akan dijadwal.

Pihaknya memiliki obsesi mendatang, grup karawitan SMP Negeri 2 Colomadu dapat tampil di acara resmi yang digelar Pemkab Karanganyar.

“ Jelas harapan itu ada, semoga pak Bupati atau Pak Kadinas atau pak Camat Colomadu dapat mengundang kami untuk bisa pentas di acara resmi. Semoga,” pungkasnya. (Edwi)

    

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar