Lestarikan Budaya, 100 Keris Dipamerkan Dalam Pameran Bahana Pusaka Nusantara

KBRN, Surakarta: Sekitar seratusan keris berbagai jenis dipamerkan dalam pameran Bahana Pusaka Nusantara di Gedung DPRD Surakarta.

Pameran digelar selama 2 hari mulai Sabtu 14 Mei hingga Minggu 15 Mei 2022.

Ketua Panitia Pameran Bahana Pusaka Nusantara, Hery Suryo mengatakan, pameran ini merupakan salah satu upaya dalam melestarikan warisan budaya keris. Menurut Hery, keris telah mendapat pengakuan dari UNESCO sebagai warisan luhur budaya, untuk kemanusiaan yang bersifat tak benda.

"Pameran ini nguri-uri budaya, perlu adanya dukungan mengenalkan kembali kepada masyarakat agar tidak hanya sekedar memahami dan menghagai keris secara bentuk fisik saja, Namun juga menjiwai dan memaknai dari nilai-nilai filosofi yang pada di keris," jelasnya kepada RRI, Minggu (15/4/22).

Hary menambahkan, pameran ini juga sebagai media mengangkat UMKM pada kerajinan keris, mengingat dalam proses pembuatan keris melibatkan banyak pelaku UMKM seperti pengrajin, prabot keris, warongko, pendok, hingga mendak. Untuk itu, wujud dukungan nyata melalui penyelenggaraan pameran keris.

"Kegiatannya mulai dari Sarasehan, Bursa Keris dan lelang Keris," ucapnya.

Sementara itu, pembicara sarasehan pameran Bahana Pusaka Nusantara, Ady Sulistyono menjelaskan, topik yang diangkat dalam sarasehan mengenai benang merah antara relief candi Sukuh dengan penciptaan keris.

"Candi Sukuh sebagai candi tertua dengan relief lingga dan yoni, memiliki kaitan dengan penciptaan keris yang mengandung spiritual luhur," jelasnya.

Adapun, jenis keris yang dipamerkan selama pameran mulai dari keris tangguh tertua berumur sekitar seribu tahun, hingga keris jaman kerajaan Surakarta maupun kerjaan Yogyakarta termuda. Selain itu pameran juga diikuti 80 lebih pembursa keris dari berbagai wilayah di pulau Jawa. ( Arga )

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar