Ini Rencana Pelantikan Kepala Daerah di Jateng yang Disiapkan Ganjar Pranowo

Gubernur Ganjar Pranowo (tengah) saat berbincang degan Menteri PU-PR Basuki Hadimuljono disela peresmian Flyover Purwosari Solo.

KBRN Surakarta: Pelantikan Calon Kepala Daerah terpilih di Jawa Tengah belum ada kejelasan dari Kementrian Dalam Negeri. Gubernur Ganjar Pranowo sudah siapkan Pelaksana Harian PlH.G

Ganjar Pranowo mengatakan sudah menyiapkan Pelaksana Harian PLH Kepala Daerah yang habis masa kerjanya pada pertengahan bulan ini. Mengingat sampai Sabtu (13/2/2021) belum ada kabar apapun terkait rencana pelantikan calon kepala daerah terpilih hasil Pilkada Serentak 9 Desember 2020 lalu. 

“Pelantikan kepala daerah kalau dari Mendagri nanti akhirnya mundur itu ya nanti PLH semua. Ada sekda ada yang dari Provinsi," katanya saat dijumpai di sela peresmian Flyover Purwosari Solo, Sabtu.

Hal ini juga berdampak terhadap kota Solo, pelantikan Gibran Rakabuming Raka dan Teguh Prakosa menjadi Walikota dan Wakil Walikota juga belum ada kejelasan. 

Disinggung soal persiapan pelantikan, Ganjar pun mengaku mudah setelah ada instruksi dari Mendagri. Pelantikan dapat dilaksanakan serentak secara virtual atau cara-cara yang lain. 

"Walah gampang nanti pelantikan itu, ayo kerja dilantik. Ada beberapa yang habis masih lama tidak menunggu mereka habis pokoknya kalau dari pak Mentri keluar langsung dilantik. 

Namun yang jelas pihaknya masih menunggu dua daerah yang masih terjadi sengketa pilkada yakni di Purworejo dan Jepara. Ganjar sudah menyiapkan sekenario untuk mengisi kekosongan kepala daerah ini. Menurutnya ada tiga skenari, yakni melantik yang tepat waktu, menunggu yang masih mundur, dan masih sengketa selesai.

"Tidak serentak karena masih ada dua yang bersengketa. Purworejo dan jepara belum ada prediksi kapan selesainya."

Sementara itu Walikota-Wakil Walikota Surakarta FX Hadi Rudyatmo-Achmad Purnomo memasuki purna tugas 16 Februari 2021. Pemkot Surakarta menyiapkan Sekda Ir Ahyani sebagai (PLh) Walikota diusulkan ke Kementerian Dalam Negeri. 

Walikota FX Hadi Rudyatmo mengakui belum ada kabar rencana pelantikan calon Kepala Daerah terpilih dari Kemendagri. Sehingga setelah dirinya lengser maka selama sepekan terhitung mulai 17 Februari akan ada Pelaksana Harian (PlH) yakni Sekda Ahyani. Jika selama sepekan PlH, belum ada pelantikan maka Sekda Ahyani diusulkan dilantik menjadi PJ Walikota, agar roda pemerintahan tetap berjalan optimal. 

"PLH dulu seminggu, kalau seminggu belum ada pelantikan ya Walikota PJ. PLH pak Sekda udah disiapkan. Saya harapkan pak Sekda jadi PJ yang sudah sudah tahu kondisi pemerintahan kalau memang ada PJ," jelas Rudyatmo.

Terpisah Ketua DPRD Kota Surakarta Budi Prasetyo menjelaskan, pihaknya sudah mendapatkan informasi bahwa Mendagri meminta 32 Gubernur termasuk Jawa Tengah untuk menunjuk Pelaksana Harian Bupati/Walikota di masing-masing daerah  yang menggelar Pilkada dan sudah tidak ada sengketa. 

"Artinya Kota Surakarta juga menjadi bagian untuk menindaklanjuti surat Mendagri tersebut."

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar