Paslon JOSS, Ditetapkan Sebagai Bupati dan Wakil Bupati Terpilih Wonogiri

KBRN Wonogiri :Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wonogiri menetapkan paslon Joko Sutopo/Setyo Sukarno (JOSS) sebagai bupati dan wakil bupati terpilih hasil Pilkada Wonogiri 2020.

Penetapan paslon yang diusung PDIP itu berlangsung dalam rapat pleno terbuka KPU Wonogiri yang digelar di RM Saraswati Selogiri, Jumat (22/01/2021).

Hadir dalam acara tersebut jajaran Forkompimda Wonogiri dan perwakilan partai pengusung dan pendukung.  Namun, Cabup terpilih yang juga petahana Bupati Wonogiri Joko Sutopo berhalangan hadir lantaran tengah berdinas di Jakarta.

Perwakilan paslon terpilih dihadiri oleh wakil bupati terpilih Setyo Sukarno.

Sedangkan rivalnya paslon Harjo justru hadir lengkap yakni pasangan Hartanto-Joko Purnomo.

Saat memberikan keterangan persnya Setyo Sukarno membenarkan jika Jekek tengah berdinas diluar Kota.

“ Ya, pak Jekek tengah tugas diluar kota,” ungkap Setyo.

Sementara itu terkait rencana program kerja mendatang mantan ketua DPRD Wonogiri itu juga mengatakan penanganan Covid-19 masih akan menjadi prioritas pada awal masa pemerintahan.

“ Jelas program pertama nanti adalah masalah Corona. PPKM juga diperpanjang. Terlebih saat ini kasus Covid-19 di Wonogiri terus memingkat,” Ujarnya.

 

Menanggapi ketidak hadiran bupati terpilih Jekek panggilan akrabnya dalam penetapan tersebut Ketua KPU Wonogiri, Toto Sihsetyo, mengatakan dalam Peraturan KPU atau PKPU tidak ada ketentuan yang mengharuskan paslon terpilih menghadiri penetapan.

“ Ndak masalah sudah diatur dalam PKPU. Jika tidak bisa hadir karena ada acara yang tidak bisa ditinggalkan penetapan paslon tetap syah ,” ungkap Toto Sih Setyo.

Paslon Joko Sutopo/Setyo Sukarno atau JOSS ditetapkan dengan perolehan 484.262 suara atau 83,32% dari total suara sah. 

Pasca penetapan agenda berikutnya adalah mengajukan berita acara hasil penetapan kepada DPRD Wonogiri.

“ Pasca penetapan kami segera mengirim berita acara hasil penetapan kepada DPRD Wonogiri,” cetus Toto.

Tentang format pelantikan nanti yang kemungkinan akan digelar pertengahan bulan Februari dikatakan Toto itu wewenang penuh dari Kemendagri. (Edwi)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00