KPU Wonogiri Klaim, Tingkat Partisipasi Pemiih Mencapai Target

KBRN Wonogiri : Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wonogiri mengklaim tingkat partisipasi pemilihan kepala daerah atau Pilkada 2020 71,26 persen berdasar penghitungan manual melalui aplikasi internal.

Capaian itu sesuai harapan lantaran lebih tinggi dari tingkat partisipasi pemilih pemilihan kepala daerah atau pilkada 2015.

Saat itu tingkat penggunaan surat suara sekitar 66 persen.

Ketua KPU Wonogiri Toto Sih Setyo mengaku, capaian tersebut berkat sosialisasi yang dilaksanakan banyak pihak, termasuk sosialisasi dengan pendekatan kearifan lokal yakni pengumuman melalui mushala/masjid. Berdasarkan data jumlah pengguna hak pilih atau warga yang berpartisipasi sebanyak 595.892 orang.

“ Ya,   capaian itu sesuai harapan meski masih di bawah target nasional sebesar 77,5 persen. Namun, jumlah itu lebih baik dari partisipasi pemilih pada pilkada 2015 yang saat itu tercatat 66 persen dan pilgub 2018 yakni 69 persen,” ungkap Toto kepada RRI, Jumat (11/12/2020).

Sementara itu Ketua Bawaslu Wonogiri Ali Mahbud mengatakan bahwa pelaksanan Pilkada bupati dan Wakil Bupati  berjalan sesuai harapan.

Itu terlihat dari tidak adanya antrian atau kerumuman saat berlangsung pemungutan suara.

“Semua TPS juga memberlakukan protokol kesehatan ketat sehingga hal itulah yang membuat pelaksanaan Pilkada berakhir lebih cepat,” ungkap Ali Mahbud.

Tentang temuan, dikatakan Ali Mahbud, Bawaslu Wonogiri hanya mencatat adanya satu temuan yakni dugaan ketidaknetralan yang dilakukan salah satu ASN saat berlangsung hitung cepat di Posko PDIP dimana keberadaan ASN tersebut di posting di medsos melalui akun atas nama WW.

“Atas temuan tersebut, Bawaslu langsung melakukan pemberkasan berdasarkan bukti-bukti untuk dilaporkan ke Komisi ASN,” cetusnya. (Edwi)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar