PKS Abstain di Pilwakot Solo 2020

KBRN, Surkarta : Sikap abstain akhirnya diputuskan Dewan Pimpinan Daerah ( DPD )Partai Keadilan Sejahtera ( PKS ) Kota Surakarta pada  saat pencoblosan  Desember 2020 nanti. Sikap abstain itu diputuskan setelah melui jajak pendapat baik kader PKS, tokoh masyarakat maupun ke seluruh masyarakat Kota Surakarta.

Ketua DPD PKS Surakarta Abdul Gofar Ismail menyatakan, Keputusan untuk abstain tersebut sudah diinstruksikan ke seluruh kader PKS untuk dipatuhi. Dengan modal perolehan suara 37 ribu pada hasil Pileg 2019 Kota Surakarta, sikap abstain terpaksa diputuskan sebagai bentuk kekecewaan atas suasana demokrasi yang terkesan terbajak dalam Pilkada kali ini.

“ Ini bentuk protes kekecewaan kita dalam Pilkada 2020  kita merasakan suasana demokrasi kita terbajak sehinga kebebasan di daerah untuk memilih calon,melakukan koalisi ternyata kesulitan.  Kami sudah sampaikan jajak pendapat kita ke kader,dan instruksikan  kalau struktur menentukan maka kader akan ikut keputusan , “ ungkap Gofar dalam jumpa pers, di kantor sekretariat PKS Surkarta, Jumat (4/12/2020 )

Dari hasil survey, sikap abstain tersebut diwujudkan dengan 3 hal yakni : Datang ke Tempat Pemungutan Suara TPS mencoblos semuanya, tidak datang ke TPS dan datang ke TPS namun tidak mencoblos.

Ketua Penelitian dan Pengembangan ( Litbang ) PKS Surakarta Asih Sunjoto Putro menambahkan , jajak pendapat dan survey dilakukan terhadap 400 responden yang tersebar di 80 RT/RW seluruh kalurahan di Kota Surakarta.

Hasilnya 54 % responden menyatakan tidak akan mencoblos dan hal tersebut tak hanya terjadi di kader PKS namun juga parta lain.

“ Sikap abstain itu tidak hanya ada di PKS, hampir semua partai ada yang memilih abstain.Ini temuan kita di lapangan dari hasl suurvey yang kita lkukan selama 2 minggu, mulai 27 Oktober sampai 7 November, “ kata Asih.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00