Sekolah Tatap Muka Sragen Dimulai Dari PAUD dan SD

Uji coba pembelajaran tatap muka di SMPN 1 Masaran Sragen. Dok Mulato

KBRN, Sragen: Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Sragen menyatakan kesiapan untuk menggelar kembali sekolah tatap muka. Sesuai wacana pemerintah dan SKB 4 menteri, sekolah tatap muka direncanakan digeber mulai awal Januari 2021 atau semester dua ajaran baru 2020/2021. 

Kepala Disdikbud Sragen, Suwardi, menyampaikan secara prinsip Sragen sudah siap menerapkan sekolah tatap muka sesuai SKB 4 menteri. Sebab selama ini, Sragen sebenarnya sudah mengawali dengan menggelar simulasi di 60 sekolah di semua kecamatan. 

"Meski demikian, nantinya tetap akan dilakukan pemetaan terlebih dahulu," kata Suwardi kepada wartawan, Kamis (26/11/2020).

Menurutnya, sekolah tatap muka mendatang tidak menggunakan zona Covid 19. Tetapi nantinya dipetakan dan dianalisis dahulu per kecamatan atau per desa yang lebih memungkinkan dari persebaran virus. 

Suwardi menjelaskan desa relatif lebih aman karena ada desa yang tidak ada kasus covid-19 sama sekali. Menurutnya nanti pelaksanaan tatap muka dimungkinkan tak akan jauh dari simulasi kemarin. 

Bahkan ia menyebut pola tatap muka yang digelar pusat diyakini tidak jauh berbeda dengan apa yang sudah dilakukan Sragen.

“Kelihatannya menyadur dari sini juga. Kan dari pusat itu pas kita simulasi Sragen ujicoba itu. Katakanlah kita harus menyiapkan karena perkembangan bisa berubah sewaktu-waktu,” terangnya.

Suwardi menyampaikan yang paling mungkin pertama digelar adalah PAUD dan SD. Karena siswa kedua jenjang itu berada di desa dan mayoritas siswanya juga lokal desa setempat. Sedang untuk jenjang SMP yang siswanya lintas desa dan kecamatan, nantinya akan dipetakan dulu apakah aman atau tidak.

*Kemungkinan desa atau kecamatan yang masih steril atau sudah zona hijau akan diterapkan sekolah tatap muka."

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00