Sejumlah SD di Solo Minta Rambu Lalu Lintas

KBRN Surakarta : Rambu lalu lintas sangat penting dipasang di kawasan Sekolah yang arus lalu lintasnya sangat padat. Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan kota Surakarta Ari Wibowo ketika dikonfirmasi RRI Jumat (11/9/2010) mengungkapkan, dalam evaluasi Program Dolanan Lalu Lintas lan Sinau Keselamatan Ketertiban “Dalan Slamet”, pihaknya  telah menerima permintaan pemasangan rambu lalu lintas dari 10 Sekolah Dasar yang berlokasi di kawasan padat lalu lintas, salah satunya SD Negeri Cengklik Banjarsari Solo.

Ari Wibowo mengatakan, pengajuan rambu lalu lintas akan ditindaklanjuti dan akan dimasukkan dalam Program “ Dalam Slamet”. Menurutnya,  4 rambu lalu lintas yang penting dipasang di kawasan Sekolah khususnya jalan di depan SD yang ramai atau padat lalu lintas,  selain pita penggaduh, juga lampu kedip-kedip, rambu-rambu lalu-lintas portable atau permanen serta traffic loan.

” Pita penggaduh, yang kedua flashing lampu kedip-kedip, yang ketiga rambu-rambu lalu lintas portable atau permanen, yang keempat adalah traffic loan, juga melihat dalam perkembangannya di kawasan sekolah, arus lalin semakin padat dan kebetulan saja ini saat pandemi,  biasanya sangat padat sekali ”, jelasnya.

Ditambahkan, meskipun saat ini para siswa SD masih belajar di rumah karena massa pandemi covid-19, namun harus dipersiapkan, untuk menjaga keselamatan para  siswa, saat masuk sekolah yang diperkirakan awal tahun depan. Program “ Dalan Slamet “  yang telah dilaksanakan berupa Training Of Trainer kepada para Guru Sekolah Dasar, ke depan akan dikembangkan ke jenjang SMP dan SMA.

Namun, tambah Ari Wibowo jika modul pembelajaran jenjang SD berupa permainan dengan maket, untuk modul jenjang SMP dan SMA nantinya, akan berupa penjelasan dengan sistem Tatap Muka. Pihaknya berharap, ke depan program “ Dalan Slamet “  menjadi pembelajaran tematik tentang disiplin lalu lintas di Sekolah. (Desk : Dyah Supana)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00