SD di Jaten Karanganyar Ini Mulai Pembelajaran Tatap Muka Terbatas

Para Guru SD Negeri 6 Ngiringo Jaten Karanganyar tengah menyiapkan materi untuk pembelajaaran home visit terbatas dengan kelompok belajar. Dok Istimewa

KBRN,Surakarta: Pembelajaran online dan tatap muka terbatas  diterapkan guru SD Negeri 6 Ngringo Jaten Karanganyar sejak akhir Juli 2020. Sistem pembelajaran itu merupakan kesepakatan guru wali kelas dengan paguyuban orang tua atau wali murid masing masing kelas.

Kepala Sekolah SD Negeri 6 Ngiringo Jaten Sri Hastuti mengatakan, tatap muka terbatas atau home visit guru dilaksanakan masing masing wali kelas. Kegiatan ini berlangsung jika ada permintaan paguyuban wali murid dengan jumlah anak dibatasi hingga 5 anak.

"Dengan guru mendatangi siswanya yang telah terkordinir di satu daerah. Guru akan menjelaskan pelajaran yang sulit dihadapi anak anak," ungkap Sri Hastuti, ketika dikonfirmasi Senin (9/8/2020).

Menurutnya, setiap hari hanya satu atau dua kelompok yang mengikuti pembelajaran tatap muka terbatas. Sedangkan siswa lain mengikuti pembelajaran daring dari rumah masing masing. Setiap kelas dibagi 5 siswa yang setiap kelompok akan mengikuti pembelajaran tatap muka terbatas bergiliran.

"Kalau lama pembelajaran itu dimulai pukul 08.00 hingga pukul 11.00," sambungnya.

Ditambahkan Sri Hastuti, pembelajaran online saat ini di sekolah terkendala dengan minimnya handphone yang dimiliki siswa atau orangtua. Sedangkan untuk jaringan sinyal tidak ada hambatan.

Dengan adanya pembelajaran tatap muka yang terbatas itu menambah kesibukan karena harus membuat tugas untuk dibagikan untuk siswa satu kelas. "Setelah itu home visit itu selanjutnya mengoreksi tugas siswa," katanya. Untuk memaksimalkan sekolah home visit, sudah terjadwal sama paguyuban orang tua siswa.

Disisi lain tentang pembelajaran tatap muka yang akan dilakukan di sekolah menurut Sri Hastuti tidak dapat dipastikan. Menrut informasi yang didapat di grup guru pembelajaran tatap muak disekolah rencananya dimulai bulan September mendatang. "Tapi itukan berlaku untuk status daerah zonasi hijau ya." Desk Mulato 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00