Orang Tua Pusing PJJ, Bupati Karanganyar Siap Terapkan KBM Tatap Muka Mulai September

bupati_karanganyar_Juliyatmono_saat_memberikan_penjelasan_kepada_wartawan_di_ruang_kerjanya.jpg

KBRN, Karanganyar: Pemerintah Kabupaten Karanganyar berencana kembali menyelenggarakan pembelajaran tatap muka pada awal bulan September mendatang.

Kebijakan itu didasari atas banyaknya keluhan masyarakat yang diterima Bupati Karanganyar Juliyatmono terkait Pelaksanaan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).

Bupati Karanganyar Juliyatmono menjelaskan pihaknya segera melakukan pertemuan dengan para wali murid untuk mendiskusikan terkait persetujuan pembelajaran tatap muka. Hal itu guna dijadikan dasar pelaksanaan pembelajaran tatap muka.

"Kami sudah perkirakan, september depan itu, kami coba gerakan tatap muka di bidang pendidikan, tapi syaratnya saya harus mengundang wali murid setujukah anak-anak kita ijinkan tatap muka, kalo orang tua satu dua tidak mengijinkan saya tolelir untuk tetep belajar daring," jelas Juliyatmono kepada wartawan, Senin (10/8/20).

Lanjut Bupati, dalam pelaksanaannya, kedepan wali murid akan diberikan 3 opsi kurikulum pembelajaran yakni Kurikulum Covid 19, Kurikulum 2013, dan Kurikulim situasional.Bagi, para wali murid yang masih tidak berkenan pembelajaran tatap muka, nantinya dapat memilih kurikulum covid 19 dengan pembelajaran daring.

"Nanti wali murid kita beri 3 kurikulum, kurikulum covid 19, kurikulum 2013, sama kurikulum situasional, itu kurikulum yang harus dipilih," ungkapnya.

Yuli sapaan akrabnya menambahkan, dalam waktu dekat pihaknya segera mengundang para guru untuk membahas simulasi pembelajaran, agar nantinya murid tidak dibebani tugas yang berat selama Kegiatan Belajar Mengajar (KBM).

"Kita segera undang guru untuk membahas simulasi kurikulum yang relefan menyegarkan anak, jangan sampai anak itu diberi tugas yang luar biasa berat, dirumah orang tua yang pusing semua dirumah," jelas.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Karanganyar Nurini menuturkan pihaknya kini tengah menggodok pelaksanaan teknis pembelajaran tatap muka dengan penerapan protokoler kesehatan, agar dapat segera diterapkan pada September mendatang.

Rencananya, lanjut Nurini, tahap awal pelaksanaan KBM tatap muka akan diterapkan di beberapa sekolah yang terpilih sebagai pilot project dengan ketentuan khusus.

"Nanti itu tidak langsung masuk semua, nanti ada pilot projectnya itu sekolah yang siap mana, kita lihat juga kesiapan protokoler kesehantannya," ungkapnya. 

Lanjut Nurini, Dinas pendidikan kini tengah mengundang seluruh kepala sekolah di Karanganyar guna membahas persiapan KBM tatap muka. (Desk: Arga)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00