Mahasiswa FIB UNS : Budaya Diskusi Ilmiah Pemacu untuk Terus Berprestasi.

KBRN Surakarta : Manusia harus selalu memahami nilai-nilai yang seharusnya dihayati dalam beribadah termasuk Ibadah Qurban. Manusia harus mengutamakan kelurusan niat dan keikhlasan hati ketika menjalankan ibadah, dan dalam Ibadah Qurban ada nilai-nilai yang harus dipahami yakni  seorang manusia harus menghindari sifat seperti serakah, tamak dan egois.

Mahasiswa Program Studi Sastra Indonesia Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret UNS Solo, Pradana Ricardo, mengatakan,  kesimpulan setelah dilakukan diskusi bersama teman  temannya mengerucut, dan menjadi Topik yang dibahasnya dalam Esai berjudul “ Menelisik Esensi Qurban dalam Bingkai Kearifan Lokal di Tengah Pandemic Virus Corona”.  Esai yang mendasarkan filosofi Jawa “ Memayu Hayuning Bawana, Ambrasta Dur Hangkara”, berhasil menyabet juara I tingkat nasional, kategori penulisan esai dalam acara Psikologi Idul Adha 1441 H yang diselenggarakan Departemen Syiar Strategis Keluarga Muslim Psikologi Universitas Gajah Mada.

Menurut Mahasiswa angkatan 2019 ini ,  kemenangannya meraih juara I , sangat didukung pihak kampus juga  teman-teman dan kakak tingkat yang tergabung dalam Unit Kegiatan Mahasiswa UKM tingkat Fakultas hingga Universitas yang konsen pada bidang ilmiah, seperti Saraswati Community  dan Studi Ilmiah Mahasiswa. Ricardo menyatakan, budaya diskusi menjadi penyemangatnya untuk berprestasi.

“ Budaya konsultasi atau diskusi bersama dosen, ketika mengikuti lomba menjadi salah satu penyemangat untuk terus berprestasi, lingkungan yang suportif ini membuat hubungan dosen mahasiswa menjadi dekat,” kata Ricardo.

Untuk itu, menurut Ricardo pihaknya  tak ingin berpuas diri dengan keberhasilan menjadi Juara I Lomba Esai , tetapi akan mempersiapkan diri mengikuti sejumlah lomba ilmiah lainnya. Mahasiswa yang bercita-cita ingin menjadi Peneliti mengaku, terus terpacu dan akan tekun untuk menulis dan membuat karya, agar dapat meraih cita-citanya menjadi bagian dari Tim Peneliti bidang Kebudayaan pada Lembaga Penelitian bergengsi di Indonesia, seperti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia LIPI. (Dyah S)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00