Masa Pandemi Covid-19, SMKN Jenawi Karanganyar Umumkan Kelulusan Via Online

KBRN, Karanganyar: Sejumlah sekolah SMA dan SMK di Kabupaten Karanganyar menerapkan kebijakan pengumuan Kelulusan siswa melalui media online ditengah wabah covid-19, Salah satunya SMK Negeri Jenawi Karanganyar.

Kepala SMKN Jenawi Karangayar Sri Eka Lelana mengungkapkan pihaknya menerapkan kebijakan pengumuman kelulusan Online melalui aplikasi Daring Whatsapp. 

"Jadi ditengah covid-19 ini dan sesuai arahan dari kemendikbud untuk menghindari adanya kerumuman, kita mengambil kebijakan untuk mengumumkan kelulusan melalui media whatsapp," terang Eka kepada RRI, Sabtu, (2/5/20).

Dikatakannya, penguman dilakukan secara personal oleh wali kelas ke nomer masing-masing siswa melalui grub Whattsap kelas belajar online, hal itu untuk menjaga privasi masing-masing siswa. siswa juga diberikan softfile surat keterangan kelulusan pengganti ijasah sementara dalam bentuk PDF.

"Pengumuman kita serahkan kemasing-masing wali kelas untuk dikirimkan surat pengganti ijasah sementara kepada para murid, bentuk file PDF," ungkapnya. 

Lanjut Eka, nantinya surat itu dapat digunakan para siswa untuk mendaftar pendidikan kejenjang yang lebih tinggi maupun melamar pekerjaan, sambil menunggu pencetakan ijasah asli dari Kemendikbud.

"Jadi itu surat bisa digunakan untuk melamar kerja atau mendaftar perguruan tinggi, sambil menunggu ijasah asli, karena kan yang mengeluarkan ijasah dari kemendikbud," bebernya. 

Disamping itu, Eka menjelaskan pengiriman file Kelulusan diberi jeda durasi durasi 3 menit antar siswa, untuk memberi waktu proses pengiriman file. Sementara, untuk waktu pengumuman dilakukan pukul 17.00 wib., hal itu untuk menghindari para siswa melakukan konvoi usai kelulusan.

"Pengumuman kita mulai pukul 17.00, sama saat pembagian kita kasih jeda waktu 3 menit, itu untuk menghindari adanya konvoi kelulusan," ungkapnya. 

Pihaknya, juga telah berkoordinasi dengan Polsek, Koramil, dan Satpol PP Jenawi untuk melakukan patroli keliling sebagai langkah antisipasi adanya konvoi.

"Kita juga sudah koordinasi langkah pencegahan konvoi dengan Polsek, Koramil, dan Satpol PP Jenawi," terangnya.

Lebih lanjut Eka menjelaskan, lantaran ditiadakannya proses ujian nasional akibat covid-19, untuk dasar penilaian kelulusan siswa tahun ini menggunkan nilai ujian sekolah, sesuai dengan arahan Kemendikbud.

"Kalau tahun ini, karena gak ada ujian, dasar penilaian kelulusan pakai nilai ujian sekolah," jelasnya.

Adapun prosentase kelulusan SMKN Jenawi 100 persen dengan jumlah siswa Sebanyak 276 orang yang terbagi dalam 3 kelas yakni teknik kendaraan ringa 70 orang, teknik komputer 99 orang, dan akuntansi keuangan lembaga 107 orang.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00