PPDB SD dan SMP di Solo Sedikit Berubah.

KBRN Surakarta : System  pada Penerimaan Peserta Didik Baru PPDB tahun ajaran 2019-2020 di Kota Surakarta meski mengalami sedikit perubahan tetapi tidak akan jauh berbeda dengan  tahun lalu. Penegasan itu disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Kota Surakarta Etty Retnowati kepada RRI hari ini (Rabu 27/2/2019) di ruang kerjanya terkait Perwali, beserta Juklak dan Juknis PPDB tahun 2019.

Dikatakan, meski hingga saat ini Perwali masih dalam penggodogan, perubahan yang telah disetujui Walikota di antaranya tentang pilihan sekolah pada PPDB Online tidak lagi 3 sekolah tetapi pendaftar hanya boleh mendaftar di 2 Sekolah Negeri, sedangkan Sekolah Swasta sudah tidak lagi ikut pada PPDB Online.  Namun jika tidak tertampung di 2 Sekolah negeri dalam zonasi, pihak Dinas Pendidikan akan mengarahkan untuk dapat diterima di sekolah yang terdekat zonanya.

Sedangkan system zonasi yang digunakan hampir sama dengan zonasi tahun lalu, meski ada yang dievaluasi terkait lokasi SMP Negeri 3 yang Desember tahun ini  gedung baru di kawasan Karangasem dijadwalkan selesai pembangunannya," kelurahan mungkin masih hampir sama, tapi memang ada yang dievaluasi , kita contohnya di SMP 3 itu, besok pindah ke barat , jadi yang njangkau ke barat ke selatan , banyuanyar mungkin katut, pajang, kalau kemarin posisi di tengah Kota pajang ga masuk, tapi masuk ke SMPN 2," ungkapnya.

Diakui, dalam tahun pertama, siswa klas 7 SMPN 3 Solo,  penduduk  kelurahan di kawasan barat, termasuk dari Karangasem  akan bersekolah jauh dari rumah lebih dari 3 km, atau di lokasi sekolah saat ini yang berada di tengah kota.  Namun menurutnya, perpindahan SMPN 3 nantinya akan langsung seluruhnya boyong, dan ini sangat berbeda dengan SMPN 5 yang pindah secara bertahap. Etty menyatakan, perubahan lain yang juga terjadi pada PPDB tahun 2019 khusus SD dan SMP di Kota Surakarta yakni seluruhnya dilakukan secara online, termasuk untuk PPDB bagi siswa keluarga miskin Gakin yang juga online meski jadwalnya mendahului, hal ini mengacu pada Permendikbud nomor 51 tahun 2018.( Dyah Supono)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00