Mahasiswa UNISRI Kengenalkan Literasi Keuangan Kepada Anak

Mahasiswa UNISRI Kengenalkan Literasi Keuangan Kepada Anak.

KBRN, Boyolali: KKN-T MBKM UNIVERSITAS SLAMET RIYADI SURAKARTA Tahun 2022 mengusung tema "UNISRI Berkontribusi Dalam Kebangkitan Pasca Pandemi". Kelompok 55 dari KKN UNISRI dengan Dosen Pembimbing Lapangan  (DPL) Dra. Damayanti Suhita, M.Si. Pada Jumat (5/8/2022) menyelenggarakan kegiatan Mengajarkan pentingnya leterasi keuangan kepada anak dengan melibatkan anak SD negeri 2 Guli. 

Agustina Rahmawati sebagai pelaksana kegiatan berharap dari kegiatan tersebut anak dapat mengelola keuangan dengan cara berhemat agar tidak merugi di masa depan. Kegiatan ini di lakukan dengan menargetkan siswa sekolah dasar kelas IV dan V SDN 2 Guli tersebut.

"Pendidikan literasi keuangan pada anak bukan sekedar pada pengenalan uang, namun lebih jauh pendidikan literasi keuangan pada anak adalah sebuah konsep tentang pengenalan pengelolaan keuangan secara bijak dan mampu mengontrol pengeluaran keuangan dengan membedakan manayang menjadi kebutuhan dan mana yang hanya sekedar keingninan," jelasnya.

Pengenalan tentang perbedaan antara kebutuhan dan keingninan pada anak akan membuat anak terbiasa dengan pengendalian diridalam pengeluaran uang. Seoarang anak perlu untuk memiliki pengetahuan dan keterampilan dasar untuk membuat keputusan pribadi yang penting bagi dirinya (Chen & Volpe, 1998). Namun sayangnya, pengetahuan dan keterampilan dasar tersebut jarang sekali mereka dapatkan baik dari keluarga ataupun sekolah. Hal tersebut membuat anak tumbuh tanpa bekal yang cukup mengenai pengetahuan tentang pengelolaan keuangan sehingga kelak bisa berakibat pada kesehatan keuangan pribadi ataupun keluarga mereka.

Setiap manusia memiliki siklus hidup sehingga apa yangdilakukannya akan menjadi penentu kesejehteraan di masa depan. Dengan kata lain, kesejahteraan dimasa depan merupakan fungsi dari masa lalu. Salah satu bentuk kesejahteraan adalah berhasilmencapai kebebasan keuangan dalam hidup. Untuk berhasil mewujudkannya membutuhkan pendidikan keuangan supaya nanti setelah dewasa, anak-anak akan cerdas dan mahir mengelola uanguntuk akumulasi aset keuangan.

"Bagaimana cara mengajarkan pendidikan literasi keuangan pada anak? Untuk mengajarkan pendidikan literasi keuangan pada anak, perlu kerjasama dan sinergi dari berbagai pihak agar pendidikan keuangan benar–benar terinternalisasi pada pola fikir serta dapat termanifestasi pada perilaku anak sehari–hari," jelasnya. 

Keluarga merupakan sumber pertama yang harus mengenalkan pada anak tentang bagaimana cara mengelola keuangan dengan baik. Selanjutnya adalah pihak sekolah, sekolah sebagai tempat dimana anak belajar dan mengenal berbagai macam hal baru serta dimana anak mendapatkan pengalaman–pengalaman baru juga harus memberikan edukasi–edukasi yang baik tentang pengelolaan keuangan.

Makalah ini akan mengkaji tentang pentingnya pendidikan literasikeuangan pada anak, bagaimana menanamkan nilai–nilai literasi keuangan yang efektif pada anak, serta peran dari keluarga serta sekolah untuk menanamkan nilai–nilai pendidikan literasi keuangan pada anak. Metode penulisan makalah yaitu menggunakan kajian literatur yang diambil dari berbagai sumber.

Manfaat dan tujuannya agar anak-anak dapat mengelola keuangan dengan cara berhemat agar tidak merugi di masa depan. (Ase)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar