KKN UNISRI Memberikan Sosialisasi Variabel Harga Selai Kacang

KKN UNISRI Memberikan Sosialisasi Variabel Harga Selai Kacang.

KBRN, Boyolali: KKN-T MBKM UNIVERSITAS SLAMET RIYADI SURAKARTA Tahun 2022 mengusung tema "UNISRI Berkontribusi Dalam Kebangkitan Pasca Pandemi" Kelompok 55 dari KKN UNISRI dengan Dosen Pembimbing Lapangan  (DPL) yaitu ibu Dra. Damayanti Suhita, M.Si.

Dian Prihatini menyelenggarakan kegiatan sosialisasi mengenai penentuan variabel harga jual produk pangan selai kacang dengan melibatkan Dukuh Sajen, Desa Guli, Kecamatan Nogosari, Minggu (7/8/2022). Dian sebagai pelaksana berharap dari kegiatan ini untuk pemberian harga jual pada produk pangan olahan sebaiknya dilakukan secara baik dan benar dengan harapan bisa mendapatkan keuntungan yang lebih besar, hal ini dilakukan agar harga jualnya tidak terlalu tinggi dan bisa menjual lebih banyak lagi.

"Saat ini perkembangan perekonomian di Indonesia saat ini secara tidak langsung telah mendorong persaingan bisnis diberbagai bidang, salah satunya di industri kuliner dengan skala bisnis mulai dari yang besar, menengah hingga yang kecil. Tujuan dibentuknya suatu usaha adalah untuk mencapai laba yang maksimal dengan pengeluaran biaya yang minimal," jelasnya.

Salah satu masalah yang sering dihadapi perusahaan manufaktur yaitu dalam penentuan harga jual produk karena harga jual yang terlalu tinggi akan menurunkan daya beli konsumen. Sebaliknya harga jual yang rendah dapat mempengaruhi pendapatan perusahaan, yang artinya berpengaruh terhadap laba dan kinerja perusahaan. Laba dapat diartikan sebagai imbalan atas upaya perusahaan menghasilkan barang ataupun jasa. Oleh karena itu perlu adanya kebijakan yang ditetapkan agar perusahaan agar tidak kalah saing dipasaran. 

Kebijakan ini dapat berupa penetapan harga pokok produksi dan harga pokok penjualan dalam penetuan harga jual yang tepat. Manfaat mempelajari akuntansi biaya adalah timbulnya perasaan sadar biaya (Cost Awareness), karena semakin tinggi kemampuan mengelola biaya maka akan semakin baik produk dan jasa yang ditawarkan pada konsumen baik dari sisi harga maupun kualitas.

Setiap kegiatan produksi memerlukan faktor produksi di antaranya tenaga kerja, sumber daya alam, modal, dan keahlian sebagai modal utama. Dalam kegiatan produksi memiliki tiga elemen biaya yaitu biaya bahan baku, biaya tenaga kerja dan biaya boverhead pabrik. 

Sebuah industri atau entitas yang proses produksinya dimulai dengan mengolah bahan baku menjadi suatu produk jadi sangat membutuhkan perhitungan atau penentuan harga pokok produksi serta harga pokok penjualan yang nantinya akan menjadi acuan dalam menentukan harga jual. 

Dalam hal ini konsumen pada umumnya, cenderung akan memilih perusahaan yang menawarkan produknya dengan harga yang relatif murah dengan kualitas produk yang baik, serta pelayanan yang baik yang diberikan oleh perusahaan itu sendiri. (Ase)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar