Lokakarya Expo Kewirausahaan UNS 2022 Ajarkan Pembuatan Pengait Masker Bernuansa Etnik

Lokakarya Expo Kewirausahaan UNS 2022 Ajarkan Pembuatan Pengait Masker Bernuansa Etnik.

KBRN, Surakarta: Hari kedua gelaran Expo Kewirausahaan Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta tahun 2022 kian dipenuhi kegiatan menarik. Salah satunya adalah lokakarya kerajinan tangan. Dari rilis yang diterima RRI, Direktorat Reputasi Akademik dan Kemahasiswaan (DRAK) UNS menggandeng KIA Official. Lokakarya ini memberi pelatihan para peserta dalam membuat tali pengait masker bernuansa etnik dan alami. 

Kegiatan berlangsung di Gedung Inkubasi Bisnis Lantai 1 Solo Technopark, Jumat (1/7/2022). Puluhan peserta mengikuti lokakarya tersebut. Para peserta didominasi Mahasiswa UNS dan sebagian masyarakat umum. 

Arini Nurfadilah, selaku pemilik KIA Offical langsung menjadi fasilitator. Dalam lokakarya ini para peserta dilatih membuat tali pengait masker dengan hiasan manik-manik kayu. Kayu-kayu sebagai manik pun merupakan kayu dari Sragen, dimana di sana juga dikenal dengan industri mebel.

Bahan-bahan pembuatan pengait masker telah disediakan pihak penyelenggara. Para peserta terlihat antusias saat mengikuti lokakarya. Bahkan, hasil karya pengait masker yang mereka buat dapat dibawa pulang secara gratis.

Arini yang juga merupakan mahasiswa Fakultas  Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UNS menceritakan kesannya usai mengisi kegiatan lokakarya. Ia mengaku bahwa memberikan pengajaran merupakan renjananya. Karena hal tersebut, kini Arini juga aktif mengisi kegiatan lokakarya UMKM. 

Arini berharap, para peserta lokakarya Expo Kewirausahaan UNS 2022 mendapat banyak pelajaran baru usai mengikuti kegiatan. Selain pembuatan pengait masker, hal-hal seperti eksplorasi potensi usaha dan bagaimana memasarkan produk menjadi materi yang diajarkan kepada para peserta. 

“Aku harap mereka bisa mengaplikasikan yang mereka dapat. Mereka bisa menemukan produk yang sesuai dengan mereka. Seperti aku yang menemukan produk yang aku mau, KIA. Mereka bisa sukses di jalannya masing-masing,” harap Arini.

KIA sendiri telah terbentuk sejak akhir 2020. Pembentukkannya pun didukung oleh program Startup Digitalpreneur UNS. KIA sendiri merupakan lini usaha yang berfokus kerajinan tangan dan konveksi. 

Produk-produk KIA dikenal dengan ciri khasnya. Latar belakang Arini di bidang keilmiahan mendorong setiap produk dilahirkan atas latar belakang yang kuat. Ini menjadikan produk KIA memiliki keunggulan tersendiri. Lokakarya pembuatan pengait masker sebagai produk yang diajarkan dalam Expo Kewirausahaan UNS juga berdasar atas keunggulan riset dan peluang pasar yang potensial.

“Akhirnya aku ambilah wooden strapmask. Jadi strapmasknya itu bernuansa. Pakai manik-manik dari kayu. Terus warnanya juga netral-netral. Dan ternyata respon pasar bagus,” ujar Arini. (Ase)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar