FISIP UNS Raih Juara 1 Lomba Kampus Inklusi antar Fakultas di Lingkungan UNS

FISIP UNS Raih Juara 1 Lomba Kampus Inklusi antar Fakultas di Lingkungan UNS.

KBRN, Surakarta: Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta berhasil meraih juara 1 Lomba Kampus Inklusi antar fakultas di lingkungan UNS yang diselenggarakan dalam rangka Dies Natalis ke-46 UNS. Dari rilisnya, penghargaan lomba tersebut diterima langsung oleh Dekan FISIP UNS, Prof. Dr. Ismi Dwi Astuti Nurhaeni, M.Si., pada Jumat (20/5/2022) di Ballroom Lantai 3 Gedung Tower Ki Hadjar Dewantara UNS.

“Semoga FISIP UNS dapat mempertahankan dan meningkatkan predikat kampus inklusif ini. Kemenangan ini adalah kemenangan seluruh sivitas akademika FISIP UNS, Tim Kampus Inklusi FISIP UNS, dan seluruh pihak yang mendukung terwujudnya FISIP UNS Kampus Inklusi,” tutur Ismi. 

Lomba yang diprakarsai oleh Pusat Studi Disabilitas UNS ini mengukur seberapa inklusi sebuah fakultas dengan menggunakan matrik bernama UNS Matric Inclusion. Meskipun secara struktural FISIP UNS belum memiliki unit khusus terkait disabilitas, namun FISIP UNS telah menerima mahasiswa disabilitas. Salah satunya Karisma Evi Tiarani, mahasiswa Program Studi (Prodi) Ilmu Komunikasi FISIP UNS yang merupakan peraih rekor paralimpiade Tokyo 2020 untuk  atletik 100 meter T42.

Selain itu, kemenangan FISIP UNS ini juga didukung oleh kegiatan publikasi tentang disabilitas yang cukup masif dilakukan oleh anggota research group bernama Pelayanan Publik Berbasis Human Governance. Salah satunya dilakukan oleh Dr. Rina Herlina Haryanti, S.Sos, M.Si., Dosen Prodi Ilmu Administrasi Negara sebagai peraih 14 besar calon Komisioner Komisi Nasional Disabilitas  Republik Indonesia. Untuk publikasinya di radio, Rina bekerja sama dengan RRI Surakarta dalam acara ‘Bisa dan Bekarya’ yang disiarkan setiap Sabtu pertama setiap bulannya, pukul 10.00-11.00 WIB.

Inklusifitas di FISIP UNS juga dihadirkan dalam kegiatan-kegiatan ilmiah. Beberapa kegiatan diantaranya adalah webinar yang diselenggarakan oleh Keluarga Mahasiswa Administrasi Publik (KMAP) FISIP UNS yang bertajuk ‘Inklusivitas Pelayanan Publik Membangun Konstruksi Sosial Penyandang Disabilitas Era Pandemi’ dan diskusi yang diselenggarakan oleh Center of Social and Political Research (CENSOR) FISIP UNS dengan tajuk ‘Membangun Pendidikan yang Inklusif bagi Penyandang Disabilitas’

Untuk sarana dan prasarana, FISIP UNS  memiliki 4 gedung bertingkat  yang berada dalam 1 lokasi, dikoneksikan dengan doorloop dan jembatan penghubung antar gedung. Selain itu gedung FISIP UNS dilengkapi dengan bidang landai ramp yang standar untuk pemakai kursi roda, jalur pemandu disabilitas, pintu yang sebagian besar berukuran 160 – 200 cm, terdapat toilet untuk difabel, tempat duduk khusus disabilitas di setiap ruang tunggu, serta lift di gedung 4 yang angkanya tertulis dengan huruf braille dan pesan suara yang menunjukkan keberadaan lantai.

Penyediaan sarana dan prasarana di FISIP UNS dilakukan berdasarkan asas kecukupan, kesiapgunaan, mutu, kemutakhiran, dan pemanfaatannya untuk pembelajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, serta kegiatan administrasi akademik dan non akademik. "Tidak hanya menyediakan fasilitas yang ramah disabilitas, FISIP UNS juga memiliki ruang kesehatan dan ruang laktasi yang juga dilengkapi dengan fasilitas pendukungnya, " pungkas Ismi. (Ase)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar