Gelar ICOEBS ke 4, FEB UMS Siap Go Internasional

KBRN Surakarta : Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadihah Surakarta  menggelar Konferensi  International Conference on Economics and Business (ICOEBS) bertema "Prospects and Challenges Facing the Creative Industry in the New Normal Era"  Sabtu, (15/01/2022) secara daring (dalam jaringan) melalui Zoom Meeting.

Narasumber dalam Seminar Internasional ini, diantaranya Wijayanto, MM., ME. (Commercial Attache, Embassy of Republic of Indonesia in Washington D.C., USA) dan Prof. Moha Asri Abdullah, Ph.D. (International Islamic University Malaysia).

Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Prof. Dr. Anton Agus Setyawan, S.E., M.Si., menyampaikan Konferensi Internasional ini adalah konferensi ke IV yang dilaksankan FEB UMS.

"Saya bangga dengan konferensi ke IV yang  kita kenal dengan ECOEBS. Konferensi ini sangat penting bagi peneliti dan juga mahasiswa yang akan mempublikasikan karya ilmiah berupa jurnal yang bereputasi Internasional," papar Dekan FEB itu.

Anton dalam sambutannya menyampaikan di tengah kondisi pandemi Covid-19 bidang Ekonomi dan Bisnis harus  mampu beradaptasi dengan cepat.

"Hal ini sangat menarik untuk di diskusikan bersama," tambahnya.

Pada akhir sambutannya, dia tidak lupa untuk memberikan apresiasi terhadap semua elemen yang telah membantu mensukseskan acara Konferensi Internasional yang diselenggarakan ini.

Dalam kesempatan yang sama, Huda Kurnia Maulana, S.E., MBA., selaku ketua panitia dalam konferensi ini memaparkan, bahwa kegiatan konferensi internasional atau ECOEBS merupakan upaya untuk Internasionalisasi Fakultas. 

"Dalam mendukung Internasionalisasi Fakultas FEB UMS, kembali mengadakan konferensi Internasional agar FEB diakui keberadaannya dalam kancah dunia," ungkap Ketua Panitia itu.

Menurut Huda, Konferensi ini juga memberikan kesempatan bagi mahasiswa yang akan melakukan publikasi Internasional sebagai pengganti skripsi atau tugas akhir."Dari 120 peserta yang melakukan submission dalam konferensi ini, hanya 68 yang kita undang untuk dapat mempresentasikan hasil karyanya," ujar Huda.

Ia menambahkan, bahwa dalam seleksi konferensi ini cukup ketat dan sangat kompetitif, hal itu dilihat dari  120 pendaftar dan yang lolos diterima hanya 60. (Edwi/Rill)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar