FOKUS: #PEMBELAJARAN ERA PANDEMI

Gelar Konferensi Pers, UNS: Kami Akan Evaluasi Kegiatan Kampus

Konferensi pers
Poster Duka Cita BEM UNS

KBRN, Surakarta: Meninggalnya mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS), Gilang Endi Saputra setelah melakukan kegiatan Pendidikan dan Latihan Dasar (Diklatsar) Pra Gladi Patria ke-36 Menwa UNS, pihak kampus mempercayakan penanganan sepenuhnya ke Polresta Surakarta untuk diperiksa. Wakil Rektor Bidang Akademik dan kemahasiswaan UNS, Ahmad Yunus menyampaikan berbela sungkawa atas meninggalnya Gilang dan telah berkomunikasi dengan pihak keluarga untuk membawa korban ke RSUD dr. Moewardi dilakukan autopsi. Selanjutnya, pihaknya akan memberikan pendampingan hukum kepada keluarga korban jika kasus tersebut dilanjutkan ke ranah hukum.

“Adanya persetujuan kesepakatan dengan baik bahwa alm perlu diotopsi di muwardi. Maka atas seizin keluarga jenazah kami bawa dari karangpandan ke rumah sakit dr. Moewardi. Pihak UNS mengantar jenazah sampai dengan pemakaman sampai selesai. Kemudian dibicarakan lagi dengan keluarga. Hasil dari otopsi, UNS menunggu dari kepolisian, entah itu kecelakaan atau ada unsur kekerasan,” ungkap Yunus dalam keterangan persnya di ruang sidang 2 kantor pusat rektorat UNS, (Selasa, 26 Oktober 2021).

Senada, Direktur reputasi akademik dan kemahasiswaan UNS, Sutanto menyatakan mulai membentuk panitia untuk penanganan kasus meninggalnya Gilang saat mengikuti kegiatan Diklatsar Menwa tesebut. Pihaknya juga mencoba bertemu dengan panitia kegiatan dan berkoordinasi dengan pihak kepolisian sesuai dengan temuan yang ada di lapangan (TKP).

“Pihak kami pun mulai mengumpulkan panitia bersama pihak kepolisian termasuk olah TKP di lingkungan kampus dan jembatan Jurug. Beberapa alat bukti telah diamankan, sehingga dikantornya Korps Mawa ditutup sementara dan kuncinya dibawa oleh pembina. Panitianya saat ini terus dimintai keterangan dari kepolisian," ungkap Sutanto.

Saat ini pihak kepolisian terus meminta keterangan terhadap 21 panitia Diklatsar Menwa dan saksi lainnya. Selanjutnya, atas kejadian itu, pihak kampus akan mengevaluasi total seluruh kegiatan yang ada unsur fisik di dalamnya. (Ase)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00