Sidak PTM, Wakil Bupati Klaten Minta Prokes Dijalankan Secara Konsisten

KBRN, Klaten : Pemerintah Kabupaten Klaten terus meminta  kepada pihak sekolah yang melaksanakan pemebelajaran tatap muka (PTM) Terbatas agar  pengawasan  protokol kesehatan dilakukan secara maksimal. Hal itu penting dilakukan agar PTM tidak terjadi  munculnya kasus covid-19.

Wakil Bupati Klaten Yoga Hardaya  mengatakan jika terjadi Klaster pendidikan maka  pembelajaran tatap muka  dapat dihentikan dan kembali kepada pembelajaran daring.

“Saya sidak di SMKN 3 Klaten untuk melihat pendidikan tatap muka bagaimana protokol kesehatan dapat berjalan dengan baik. Saya langsung chek ke kelas melihat jaga jaraknya. Ini semua untuk mengantisipasi  jangan sampai di Kabupaten Klaten muncul klaster pendidikan. Agar covid -19 tidak menjangkiti siswa," ungkap Wakil  Bupati Klaten Yoga Hardaya kepada  wartawan saat melakukan sidak di SMKN 3 Klaten Senin (27/9/2021)

Dari sidak tersebut terungkap selama  kurang lebih satu tahun para siswa hanya belajar di rumah.  Menurut pengelola sekolah hasilnya kurang efektif.

Wakil Bupati  dalam sidaknya tersebut  menyatakan  penerapan protokol kesehatan dan dan PTM di SMK N 3 Klaten dapat berjalan dengan baik dan mematahi aturan dari Satgas covid-19. Begitu juga saat melihat di ruang kelas Wakil Bupati juga memberikan motivasi kepada para siswa untuk dapat belajar dengan baik serta mematuhi protokol kesehatan .

Kepala SMKN 3 Klaten Pramuaji mengatakan seluruh siswa di SMKN 3 Klaten yang berjumlah 1.250 tersebut seluruhnya sudah dilakukan vaksin. Kegiatan pembelajaran  tatap muka  sebanyak 25 sampai 50 persen.

Kegiatan pembelajaran tatap muka sekolah tersebut hanya berlangsung dua jam.

“SMKN 3 ini sudah tiga kali melaksanakan pembelajaran tatap muka secara terbatas. SMK 3 ini juga dijadikan model PTM untuk wilayah Kabupaten Klaten SMA maupun SMK. PTM 50 persen,” kata Pramuaji kepada wartawan

Ia mengatakan pembelajaran tatap muka di SMKN 3 Klaten sudah berjalan kurang lebih dua minggu terakhir.

"Saya berharap setelah dilakukan evaluasi nantinya PTM dapat lebih ditingkatkan, " pungkasnya.

( Adam Sutanto /WW)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00