Guru Belum Dapat Vaksin, Pemkab Karanganyar Tunda Uji Coba PTM Siswa Kelas 6 SD

KBRN, Karanganyar: Rencana pelaksanaan uji coba tatap muka bagi siswa kelas 6 SD di Kabupaten Karanganyar sebagai upaya persiapan untuk ujian sekolah pekan depan, ditunda pemerintah Kabupaten Karanganyar.

Bupati Karanganyar Juliyatmono menjelaskan, salah satu pertimbangan dalam menunda uji coba tatap muka tersebut, lantaran vaksinasi bagi guru di karanganyar belum dapat terealisasi. Menurutnya, hal itu memicu resiko penularan bila dipaksakan untuk melaksanakan uji coba tatap muka.

"Saya lebih mempertimbangkan belum di vaksinnya guru, sebenarnya saat ini prioritas vaksin sekarang harus kepada guru, cuman vaksinnya terbatas, yang tahap kedua saja, belum semuanya selesai," ungkapnya saat ditemui wartawan di kantor setda Karanganyar, Senin (19/4/21).

Yuli, sapaan akrab orang nomer 1 di karanganyar itu mengatakan, sempat munculnya rencana pelaksanaan uji coba tatap muka itu lantaran, diprediksi jumlah droping vaksin di karanganyar mampu sekaligus mencukupi untuk vaksinasi guru. Namun nyatanya, jumlah dosis vaksin hingga saat ini masih diperuntukan tahap kedua bagi lansia dan pelayan publik.

"Kemarin karena siswa kelas 6 SD itu mau ujian, dan ujian kan memerlukan tatap muka, nha saya persiapkan dengan baik, saya tata dengan baik toh sudah berkali kali mencoba untuk pingin tatap muka, kan prinsipnya siap. Tapi kesiapan itu, saya pingin harus di vaksin dulu gurunya, harapan saya sebelum jadwal itu, mestinya sudah mendapat droping vaksin, karena hanya kelas 6, tapi ternyata vaksinya terbatas," jelasnya.

Disisi lain, dalam pelaksanaan ujian sekolah, Yuli menilai, penting adanya peran sosok guru yang memberikan pesan dan kesan dalam ujian secara luring agar dapat melekat di anak. Apalagi anak sudah hampir 1 tahun tidak menjamah sekolah, sehingga nantinya anak tidak lupa tentang karakter siswa sekolah.

"Tatap muka itu supaya ujian itu ada kesan dan guru tau persis apa yang harus dititipkan anak-anak itu. Kan karena sudah 1 tahun lebih, tidak pernah tatap muka tau-tau dia lulus. Nha pesan-pesan ini kan harus melekat kepada anak," paparnya.

Senada, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Karanganyar, Nurini Retno Hartati membenarkan keputusan penundaan uji coba tatap muka tersebut. Hal itu sesuai dengan arahan kebijakan dari bupati karanganyar Juliyatmono.

"Sesuai dengan arahan pak bupati, beliau punya beberapa pertimbangan, salah satunya masih ada klaster-klaster covid itu," ungkapnya.

Lebih lanjut, Nurini menambahkan, rencananya, pada Rabu (21/4/21) mendatang, akan dilakukan rapat seluruh kepala sekolah tingkat SD di karanganyar melalui meeting zoom, untuk membahas kesiapan PTM bersama Bupati Karaganyar.

"Saya sudah laporan ke pak Bupati, beliau menghendaki besok rabu mengumpulkan seluruh kepala sekolah melalui zoom, untuk membahas ujian bagi siswa kelas 6 SD ini," katanya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00