Sesmenpora Pastikan Papua Siap Menjadi Tuan Rumah Peparnas 2021

KBRN Surakarta : Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) ke 16 tahun 2021 di Papua bukan hanya menjadi arena perebutan medali bagi para kontingen peserta.

Namun pesta olahraga disabilitas terbesar nasional itu juga bakal jadi ajang regenerasi atlet.

Sebab, kemungkinan para atlet pelatnas yang disiapkan National Paralympic Committee NPC Indonesia untuk menghadapi APG Vietnam 2021, tidak diperbolehkan tampil di Peparnas.

Disela pembukaan Chef de Mission Meeting Peparnas XVI di Hotel Lorin Colomadu, Wakil Sekjen NPC Indonesia Rima Ferdianto mengatakan, Peparnas direncanakan pada pertengahan hingga akhir November 2021 dan waktunya berdekatan dengan APG pada 18-24 Desember.

“ Jika hasil kajian dari pelatih dan akademisi nanti memprediksi performa puncak awak pelatnas justru terjadi di Peparnas, maka akan ada larangan bagi atlet pelatnas APG Vietnam untuk turun di Papua,” uncap Rima kepada wartawan, Jumat (04/12/2020).

Tak hanya itu Atlet non pelatnas yang pernah berlaga di APG, Asian Para Games dan Paralimpik, juga hanya boleh turun pada satu nomor pada Peparnas.

“ Multi ivent tersebut akan menjadi ajang atlet-atlet muda untuk saling bersaing berburu prestasi di skala nasional,” ungkap Rima.

Pertemuan ketua kontingen NPC tingkat provinsi dari seluruh Tanah Air dengan tuan rumah Papua di Lorin tersebut juga dihadiri Sekretaris Menpora Gatot S Dewa Broto, Bupati Karanganyar Juliatmono, Sekretaris Dispora Papua Rivo Manangsang, serta Wakil Ketua PB Peparnas Hans Humadi.

Dalam kesempatan tersebut Gatot S Dewobroto menyebutkan, persiapan PON dan Peparnas di Papua dari aspek infrastruktur sudah sesuai selesai September lalu. Dan saat ini tinggal persiapan untuk penyelenggaraan.

“ Papua sudah siap, terutama inftrastruktur sudah siap sejak bulan September lalu. Sekarang tinggal persiapan pelaksanaan,” ungkap Gatot.

Sementara itu Ketua Umum NPC Senny Marbun menyatakan, Peparnas tidak hanya ajang adu gengsi.

“Peparnas sekarang untuk mencari mencari dan melatih atlet-atlet muda, karena Peparnas menjadi arena regenerasi atlet dalam memburu prestasi,” cetusnya. (Edwi)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00