NPC Indonesia Gelar Pelatnas Untuk Menuju Paralimpic Games Tokyo

KBRN Surakarta : Kendati masih dalam suasana pendemi Covid 19, National Paralympic Committee (NPC) Indonesia bakal memanggil para atletnya untuk menjalani pelatnas di kota Solo.

Pelatnas yang akan dimulai awal Bulan Oktober itu sebagai persiapan menuju Paralimpic games Tokyo Jepang tahun 2021.

Wakil Sekjen NPC Indonesia Rima Ferdianto, mengatakan pelatnas diikuti 35 atlet dari 8 cabang olahraga yakni badminton, tenis meja, atletik, renang, panahan, angkat berat, panahan dan balap sepeda.

Menurutnya, para atlet NPC sebelumnya melakukan pelatnas secara online, dan hasil evaluasi untuk para atlet Indonesia performa tidak bisa maksimal.

“Karena beberapa atlet di daerah menghadapi kendala terkait venue terbatas dan waktu latihan tidak teratur, sehingga, para atlet NPCI mengalami penurunan performa. Oleh karena itu untuk mengembalikan lagi performa para atlet NPC kemudian memanggil sebanyak 35 atlet  agar persiapan mereka bisa maksimal,” tukas Rima Ferdiyanto bersama Humas NPC Hery Isranto dalam jumpa pers di kantir pusat NPC Solo, Rabu (23/09/2020).

Dikatakan, dari 35 atlet yang nanti akan menjalani pelatnas, baru 15 atlet yang dipastikan sudah meraih tiket ke Paralimpic games 2021 Tokyo, dan sisanya 20 atlet masih harus berjuang  untuk menambahn point di berbagai ivent internasional yang akan dimulai awal tahun 2021 mendatang.

“ Untuk sementara baru ada 15 atlet NPC yang lolos ke Paralimpic Tokyo, sisanya 20 atlet harus masih harus berjuang mencari point,” cetusnya.

    

Lebih lanjut Rima Ferdiyanto juga menjelaskan, lantaran pelatnas berlangsung di tengah pandemic NPC memberlakukan protokol kesehatan ketat.

Misalnya, hotel yang akan dipergunakan untuk pelatnas sudah tidak boleh menerima tamu lagi selain atlet dan pelatih. Hal itu, juga berlaku untuk venue tempat latihan hanya khusus untuk atlet pelatnas, sehingga tidak bercampur dengan umum.

Sementara itu atlet tenis meja NPC yang sudah meraih tiket ke Paralimpic games Tokyo David Jacobs meminta kepada rekan-rekannya untuk dapat menjaga kondisi fisiknya.

“ Kami berharap per masing-masing cabang olahraga juga diminta untuk serius selama pelatnas sehingga saat mengikuti berbagai ivent  hasilnya maksimal serta mendapatkan point,” ungkap David Jacobs.

Dia juga meminta, lantaran pelatnas digelar di tengah pandemi sehingga protokol kesehatan harus tetap dijalankan.

Humas NPC Indonesia Hery Isranto menambahkan jika dalam pelatnas tersebut protokol kesehatan akan menjadi yang utama.

“Tujuannya agar dalam pelatnas bisa meminimalisir resiko terkena Covid 19.

Para atlet dan pelatih sebelum masuk penginapan mengikuti Pelatnas wajib menjalani test swab terlebih dahulu,” ujar Hery.

Bahkan menurutnya selama menjalani pelatnas test serupa juga akan dilakukan pada setiap satu bulan sekali. (Edwi)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00