Sebanyak 49 Atlet dan Pelatih Berprestasi NPC Indonesia Dapat Penghargaan

KBRN Surakarta : Sebanyak 49 atlet, pelatih, dan tenaga keolahragaan National Paralympic Committee (NPC) Indonesia mendapat penghargaan sebagai insan-insan olahraga berprestasi.

Pemberian penghargaan dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dalam rangka Hari Olahraga Nasional (Haornas) 2020.

Wakil Sekjen NPC Indonesia, Rima Ferdianto, yang didampingi Humas NPC Hery Isranto dalam jumpa persnya di kantor NPC Solo mengatakan penghargaan yang diterima 49 atlet dan pelatih menjadi sejarah bagi NPC Indonesia.

“ Ini luar biasa jumlah 49 orang merupakan sejarah baru bagi NPC. Sebab pada tahun-tahun sebelumnya, jumlah penerima selama dibawah 10 orang, ungkap Rima saat jumpa persnya di Kantor NPC Solo, Rabu (23/09/2020).

Dikatakan, sebelumnya NPC mengajukan Sebanyak 90 orang mulai dari atlet, mantan atlet hingga tenaga keolahragaan. Namun setelah melalui verifikasi  akhirnya tersisa 49 orang.

“Penghargaan yang diterima para atlet NPC juga sebagai pelipur lara akibat pada tahun ini gagal tampil pada Asean Para Games APG Filipina akibat pandemi Corona,” tukasnya.

Sementara itu dari 49 penerima penghargaan tersebut terdapat satu atlet dari cabang olahraga tenis meja yakni David Jacobs yang menerima Satya Lencana Dharma Olahraga dari Presiden RI. 

David Jacobs yang sudah mendapatkan tiket lolos ke Paralimpic games Tokyo tahun 2021 mengaku bersyukur, prestasinya mendapatkan perhatian dari pemerintah.

“ Yang jelas kami bersyukur mendapatkan penghargaan dari pemerintah. Penghargaan itu diharapkan menjadi penyemangat tidak hanya bagi saya sendiri namun juga atlet dari cabang olahraga lainnya,” ungkap David Jacobs.

Humas NPC Indonesia Hery Isranto menambahkan, 49 atlet NPC Indonesia yang menerima penghargaan itu terdiri dari 27 atlet yang berprestasi, 18 pelatih berprestasi, satu mantan atlet berprestasi, Wahyasin Onasi, satu tenaga keolahragaan dokter Yanti.

“ Penghargaan juga diberikan kepada almarhum Dr Arminsyah yang pernah menjadi Cdm bagi kontingan NPC Indoensia saat berlangsung Asian para games AOG di Jakarta tahun 2018,” tukasnya. (Edwi)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00