Tour Napak Tilas Mantan Pembalap Tarwi Asal Jatim Selesaikan Etape III Semarang - Solo

KBRN Surakarta : Momentum Haornas 9 September 2020 menjadi inspirasi untuk melakukan napak tilas balap sepeda bertajuk "Tour de Java is Back by Tarwi".

Itu yang dilakukan mantan pembalap masional tahun 1968 Tarwi yang saat ini berusia 79 tahun.

Kendati sudah berusia uzur, kakek 12 cucu dan 1 cicit itu tetap bersemangat untuk kembali menujukkan performanya balap sepeda.

Dan itu ditunjukan setelah mampu menyelesaikan sementara  tiga etape yang diawali dari Surabaya tepat 17 September 2020.

Tarwi yang mengaku pernah memperkuat kontingan Indonesia pada asian games tahun 1983 dan memperkuat kontingen Jawa timur pada 4 PON itu  berhasil menyelesaikan etape pertama Surabaya rembang sejauh 210, kemudian etape 2 Rembang Semarang 138 dan etape tiga pagi tadi Tarwi menyelesaikan jarak tempuh 110 km Semaarng Solo.

Setibanya di komplek stadion manahan Solo Sabtu (19/09/2020), Tarwi yang dikawal ketat keluarga besarnya menggunakan dua mobil dan satu pengawal bersepada itu masuk finish di velodrome balap sepeda manahan sekitar pukul 11.00 WIb mendapatkan sambutan dari Ketua KONI kota Solo Gatot Sugiyartono bersama jajaran pengurus Pengcab lainnya.

Tarwi mengaku senang bahwa kondisinya masih cukup sehat meski sudah menempuh tiga atepae.

Terkait napak tilas yang dilakukan menurutnya hal itu untuk membangkitkan semangat para atlet junior agar tetap berprestasi.

“Ya, dipilihnya kota Solo sebagai etape ketiga lantaran kita solo pernah memiliki kenangan dimana saya pada tahun 2000 pernah menjadi pelatih dari tim balap sepeda PPLP Jawa Tengah yang berdimisili di kota Solo,” ungkapnya.

Sementara itu ketua KONI kota Solo Gatot Sugiyartono memberikan apresiasi kepada Tarwi yang kembali datang ke kota Solo membawa misi khusus membangkitkan kenangan masa lalu dalam upaya memberikan semangat kepada pembalap junior.

“ Kami bangga pak Tarwi dapat kembali ke Kota Solo dengan bersepeda. Itu yang perlu dicoNtoh, apalagi Tarwi sudah tidak muda lagi dengan usia 79 tahun masih mampu melakukan tour bersepeda seorang diri,” cetus Gatot.

Salah satu official Tour, Riris Widya, mengaku senang dengan kondisi Tarwi yang dikatakan cukup mumpuni. Pihaknya juga memberikan apresiasi kepada para penyambut di setiap etape yang juga langsung ikut memberikan pemgamanan hingga di garis finish.

“ Ya, di setiap etape cukup bagus dan luar biasa saat penyambutan pak Tarwi, kami senang semoga tetap semangat hingga akhir Etape 8,” tukasnya.

Secara keseluruhan Tarwi akan melakoni 5 etape lagi sebelum mencapai garis finish di Jakarta 26 September mendatang.

Pada etape IV Yogyakarta - Purwokerto, Senin (21/09/2020) pagi dengan jarak 170 km.

Kemudian etape V Puwokerto - Cirebon 147 Km, Etape VI Cirebon - Bandung 136 km, Etape VII Bandung - Sukabumi 95 km dan etape terakhir Etape VIII Sukabumi - Jakarta 115 km. (Edwi)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00