Laga Persahabatan di Lapangan Banyunyar, Antara Persija Glory vs Persis Legend Berlangsung Meriah

KBRN Surakarta :  Laga perang bintang antara Persija Glory 2001 yang bermaterikan para mantan pemain Persija Jakarta saat menjadi juara kompetisi sepakbola Ligina 2001 dan Persis Solo Legend cukup menghibur masyarakat Solo.

Laga semakin meriah, dengan hadirnya reporter RRI Surakarta Edwi Puryono yang didapuk menjadi komentator. Tak ayal para penonton benar-benar terhibur dan seperti layaknya mendengar siaran langsung bola melalui RRI.

"Wouw..keren seperti sedang mendengarkan siaran bola di RRI," ungkap Yayan salah satu penonton yang berada tidak jauh dari panggung dimana reporter RRI itu berada.

Laga di Lapangan Banyuanyar, Solo, Sabtu (18/8/2020), yag mendapatkan perhatian dari sekitar seribuan penonton itu berakhir dengan skor 4-3 untuk kemenangan Persija Glory.

Laga perang bintang digelar di Lapangan Banyuanyar sekaligus agar lebih dikenal lantaran  lapangan Banyuanyar menjadi salah satu lapangan pendamping Stadion Manahan Solo yang akan jadi venue Piala Dunia U-20 2021.

Pada laga dengan format tiga babak ini, empat gol Persija Gory dicetak oleh Rico Ceper (dua gol), Widodo Cahyono Putro, dan Budi Sudarsono.

Sedangkan tiga gol balasan Persis Solo Legend dihasilkan Agung Pradana, Edhy dan Ari Suwarwono.

Persija Glory bermaterikan pemain bintang antara lain Nu Alim, Imran Nahumarury, Anang Ma’ruf, Rico Ceper, Budi Sudarsono, Gendut Doni, Wahyu Teguh, Widodo Cahyono Putro, dan Kas Hartadi mantan pelatih Sriwijaya FC yang mendadak memperkuat tim Persija Glory.

Sedangkan dari tim Persis Legend, diantaranya adalah Ansyar Achmad, Hartono Ruslan, Sri Widadi, Isnugroho, Didik Kuntadi, Supriyanto Gaplek dan Kiper Koes Bintoro.

Koordinator tim Persis Solo Legend Isnugroho mengatakan, laga fun games tersebut  sangat dinanti lantaran tim Persija Glory diperkuat mantan pemain bintang baik timnas dan Persija Jakarta.

“ Luar biasa, ternyata mereka masih punya skil mumpuni meski sebagian sudah berbobot, (Tambun-red),” ungkap Isnugroho.

Sementara itu Widodo C Putro dari tim Persija Glory mengatakan, sebenarnya agenda pertama adalah undangan dari Askab PSSI Karanganyar. Namun kemudian mampir ke Solo untuk bertemu dan silaturahmi dengan Persis Legend.

"Ini adalah cara kami skuad Persija Jakarta musim 2001 untuk bersilaturahmi dengan sesama mantan pemain di Solo," ujar Widodo.

Mendatang Widodo C Putro yang kini pelatih Persita Tangerang di Liga 1 itu mengatakan Persija Glory juga akan menghadirkan coaching clinic untuk anak-anak sebagai upaya membangun sepak bola Indonesia.

"Sebenarnya jumlah pemain Persija saat juara tahun 2001 ada lebih dari 20 pemain. Namun yang dapat hadir hanya 19. Termasuk juga pemain asing yang tidak ikut bergabung," ucap Widodo lagi.

Selain pemain asing macam Luciano Leandro, pemain lain yang tak bisa hadir misalnya adalah Bambang Pamungkas.

Sementara Rochy Putiray dikabarkan akan bergabung pada laga kedua Persija Glory, Minggu (09/08/2020).

Memang, selain fun game di Kota Solo pada Minggu (9/8/2020), Persija Glory juga dijadwalkan akan berlaga melawan Askab PSSI Kabupaten Karanganyar di sebuah lapangan desa Koripan Matesih. (Edwi)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00