Ditengah Zona Merah dan KLB Corona, Komplek Olahraga Sadion Manahan Solo Buka Dengan Waktu Terbatas.

KBRN Surakarta : Kendati kota masih berstatus KLB Corona dan masuk kategori zona merah, namun komplek olahraga di stadion Manahan solo tetap terbuka untuk umum.

Hanya saja pembukaan salah satu stadion peninggalan era orde baru itu tidak setiap hari melainkan hanya pada jam dan hari tertentu saja.

Dibukanya stadion kebanggaan masyarakat kota solo setelah direnovasi dengan anggaran 301 milyar juga dalam rangka persiapan menuju kejuaran sepakbola dunia U20 tahun 2021 mendatang.

Pembukaan kembali stadion manahan yang sempat Lock down selama 4 bulan akibat pandemi Covid 19 ditandai dengan pertandingan empat tim yakni Pemkot Surakarta, TNI/POLRI, UNS dan PWI Surakarta, Sabtu (18/07/2020) malam.

Kabid Olahraga Dispora Kota Solo Maretha Dinar Cahyono mengatakan, lantaran kota Solo masih berstatus KLB dan dalam rangka menjalankan protokol kesehatan di semua pintu masuk menuju komplek stadion manahan disediakan tim khusus yang bertugas mencek suhu badan dengan termo gun, hingga mengingatkan kepada masyarakat untuk tetap jaga jarak, cuci tangan dan pake masker.

“ Ya, semua pengunjung yang ingin masuk komplek stadion Manahan Solo wajib mematuhi protocol kesehatan termasuk wajib pake masker,” ungkap Maretha kepada RRI, Minggu (19/07/2020) pagi.

Maretha melihat tingkat kedisiplinan masyarakat yang hendak berolahraga di stadion manahan cukup tinggi.

“ Masyarakat sudah paham betul tentang bahaya Corona. Itu terlihat semua yang ingin berolahraga tetap menjalankan protokol kesehataan terutama pake masker,” tukasnya.

Menurutnya, aktivitas olahraga di stadion manahan Solo dalam setiap hari juga terus dievaluasi.

“ Untuk sementara itu komplek olahraga distadion manahan hanya buka pada hari Minggu, Selasa, Kamis dan Sabtu pada jam 06.00 hingga 09.00. Jika nanti perkembangan Covid 19 sudah mulai melandai, bisa saja jam operasionalnya akan ditambah,” tuturnya.

Sementara itu salah satu pelaku olahraga  asal kota Solo yang sempat ditemui RRI, Supriyanto menyambut positif dibukanya kembali stadion manahan Solo.

“ Senang stadion manahan sudah dibuka kembali, sebab selama lock down, kami mengaku kesulitan untuk mencari tempat untuk berolahraga yang aman,” ungkapnya.

Dikatakan,  selama sudah dibuka, pihaknya siap untuk menjadi stadion Manahan solo sebagai lokasi olahraga terutama jalan kaki dan senam sehat bersama rekan-rekannya.

Laga persahabatan sepakbola empat tim melibatkan beberapa pejabat di lingkungan Pemkot Surakarta.

Seperti Walikota FX Hadi Rudiyatmo yang memperkuat tim Pemkot Surakarta bersama sederet mantan pemain Persis Solo, kemudian tim TNI/POLRI diperkuat Kapolresta Surakarta Kombes Pol Andi Rifai dan Dandim 0735 Letkol Wiyata Sempana Aji, UNS diperkuat Rektornya Prof. Dr. Jamal Wiboho dan PWI Surakarta diperkuat ketua PWI Anas Syahirul.(Edwi)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00