Sirkuit Boyolali Akan Jadi Ajang Adu Tangguh Juara Dunia Supermoto dengan Pembalap Nasional

KBRN, Boyolali: Trial Game Asphalt International Championship 2019 digelar di sirkuit Boyolali, Jumat-Sabtu (13-14/12/2019). Ajang adu kebut ini juga akan diikuti pembalap supermoto internasional yang akan beradu tangguh dengan pembalap terbaik nasional.

Dalam seri ke lima trial game asphalt tersebut, delapan pembalap terbaik nasional, diantaranya Doni Tata, Tommy Salim, Farudilla Adam, dan Ivan Harry Nugroho, akan bertarung dengan empat pembalap asing, tiga dari Perancis dan satu dari Inggris, dalam kelas khusus FFA 450cc. Sementara itu pembalap asing yang ikut terjun kali ini diantaranya adalah juara dunia supermoto tujuh kali, Sylvian Bidart, dan juara supermoto Perancis, Germain Vicenot.  

"Dari pengalaman terdahulu, pembalap kita masih belum bisa menyaingi‎. Apalagi kali ini ada juara dunia yang ikut turun. Tapi diharapkan bisa memicu prestasi pembalap nasional," kata Race Director Trial Game Asphalt, Jim Sudaryanto, di sela sesi kualifikasi, Jumat (13/12) petang. 

‎Sementara di kelas utama, yakni FFA 250cc open, lanjut Jim, Doni Tata, Farudilla dan Tommy Salim akan berebut juara umum di seri final setelah bersaing ketat di empat seri sebelumnya. Farudilla masih kokoh di puncak klasemen dengan poin 184, disusul Tommy Salim dengan poin dan Doni Tata di peringkat tiga dengan perolehan 169 poin. 

Selain kelas utama dan khusus, trial game kali ini juga menperlombakan delapan kelas lain, diantaranya trail open 175cc dan 150cc pro dan non pro serta pembalap komunitas. Total ada sebanyak 137 pembalap yang bersaing di 10 kelas.

Meski Sirkuit Boyolali sebenarnya sudah menjadi tuan rumah putaran pertama, kata Jim, ‎sirkuit sepanjang 1.150 meter ini kembali dipilih untuk ajang final yang mempertandingkan kelas internasional karena merupakan sirkuit permanen dengan fasilitas yang memadai. Awalnya, putaran final akan digelar di Sirkuit Mijen, Semarang, namun urung karena masih dalam perbaikan. 

Karena merupakan sirkuit permanen, kondisi cuaca tak menjadi permasalahan karena Sirkuit Boyolali sudah didesain khusus untuk arena balap di kondisi kering maupun basah. ‎Empat seri sebelumnya yakni di Boyolali, Purwokerto, Yogyakarta, Malang dan kembali di Boyolali untuk seri final,” ujarnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00