Erick Thohir Siap Sebagai Investor Baru Persis Solo

KBRN Surakarta : Pengusaha Nasional Erick Thohir membuka peluang menjadi calon investor Persis Solo.

Hal itu terlihat dari kedatangan Erick Thohir di Kota Solo dengan menemui Wali Kota Surakarta, FX Hadi Rudiyatmo serta mendatangi kelompok  suporter Pasoepati.

Bahkan saat datang ke rumah dinas Wali Kota, Erick Thohir bersama timnya telah membawa dokumen terkait rencana pengelolaan Persis Solo kedepan.

Dalam keteranganya kepada wartawan, pemilik Klub sepakbola liga 3 Inggris, Oxford United tersebut masih belum secara langsung mengatakan bahwa dia sebagai investor baru Persis Solo dan masih dalam tahap penjajakan.

Kendati masih dalam penjajagan, namun Erick Thohir yang kini juga mash menjadi Ketua KOI itu menyatakan tidak pernah main-main dan niatnya hanya ingin memajukan sepakbola di kota Solo.

Saat ditanya, apa yang menjadi alasan sehingga tertarik menjadi investor persis solo, dengan tegas dikatakan bahwa Persis Solo pernah menyandang nama besar dan pernah menjadi basis sepakbola nasional bahkan sebelum Indonesia merdeka pernah menjadi juara sebanyak 7 kali.

“ Ya, Persis Solo memiliki sejarah sepakbola nasional, dimana sebelum Indonesia merdeka pernah menjadi juara nasional 7 kali,” ungkapnya.

Selain itu dikatakan, berbagai pengalaman yang pernah dilakukan dengan menjadi bagian dari klub besar di luar negeri juga menjadi modal dan akan diterapkan untuk membantu mengelola tim Persis solo sehingga berguna bagi masyarakat.

Meski baru melakukan penjajakan masuk menjadi investor Persis Solo, Erick Thohir menjabarkan sebuah klub sedikitnya harus memiliki 5 prinsip dasar yang sama untuk membangun tim.

“ Ya, lima aspek itu harus dimiliki, mulai dari manajemen harus bekerja sama dengan pemangku kepentingan, kemudian profesional dan transparan, pengelolaan tim sepak bola, infrastruktur seperti tempat latihan dan rumput dan stabilitas keuangan,” tukasnya.

Erick Thohir juga menyinggung pentingnya program untuk mengapresiasi para suporter guna meningkatkan loyalitas.

“ Tanpa kehadiran suporter membangun industri sepakbola tidak akan berhasil, sehingga suporter harus loyal terhadap tim ,” pungkasnya. (Edwi)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00