Cabor Renang NPC Indonesia Pada APG 2022 Solo, Targetkan Juara Umum

KBRN Surakarta : Tim renang NPC Indonesia menurunkan 47 perenangnya  dengan target juara umum pada Asean Para Games (APG) XI tahun 2022.

Cabang olahraga renang yang digelar di kolam renang komplek stadion Jatidiri Semarang itu bakal diikuti 11 negara.

Sebagai tuan rumah, tim renang merah putih membidik 27 medali emas dari berbagai kategori yang dilombakan.

Pelatih renang NPC Indonesia Bhima Kautsar mengaku sudah menyiapkan strategi khusus agar anak asuhnya mampu meraih target.

“Salah satunya adalah adaptasi di kolam renang Jatidiri Semarang yang bakal dijalani satu minggu menjelang pelaksanaan APG,” ujar Bima Kautsar kepada RRI, Rabu (06/07/2022).  

Tim pelatih juga sudah melakukan evaluasi dimana karakter air dan lintasan kolam renang Jatidiri Semarang tidak jauh beda dengan kolam renang Intan Pari Karanganyar yang selama ini dipergunakan untuk pemusatan latihan.  

“ Ya, target 27 medali emas itu juga tidak muluk-muluk. Sebab dengan TC yang cukup lama serta para atlet juga  sudah berkali-kali membela kontingen NPC Indonesia, maka 27 medali emas bakal mampu diraihnya,” ujarnya.

Sementara itu dari 47 atlet yang bakal tampil cabor renang, masih didominasi muka-muka lama yang pernah membela kontingen Indonesia  termasuk di Asian Para Games 2018 Jakarta.

Salah satu perenang andalan yang mendapatkan target 5 medali emas adalah Jendi Pangabean yang turun di 3 nomer individu dan 2 nomer estafet.

Jendi berharap target 5 emas bakal diraih seperti yang dilakukan pada APG di Malaysia.

“ Saya ada peluang dapat 5 emas dari lima nomer yang kami ikuti, yakni 3 nomer individu dan 2 nomer estatef,” ujar Jendi.

Saat ditanya negara mana saja yang bakal menjadi saingan bagi atlet NPC Indonesia, dikatakan Jendi berasal dari Vietnam, thailand, dan Filipina.

“Untuk peta kekuatan di cabor renang APG, ada tiga negara, Vietnam Thailand dan Filipina,” tandasnya.

Saat APG Malaysia 2017 tim Merah Putih keluar sebagai juara umum dengan koleksi total 39 medali emas, 13 medali perak, dan 12 medali perunggu.

Sementara itu, Vietnam berada di posisi kedua dengan 15 emas, 22 perak, dan 16 perunggu. (Edwi)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar