Bupati Sukoharjo Serahkan Trophy Turnamen E-Sports MLBB

Bupati Sukoharjo, Etik Suryani menyerahkan hadiah thropy Turnamen E-Sport Mobile Legend Bang Bang (MLBB). Penyerahan dilakukan di Pendopo Graha Satya Praja (GSP), Selasa (24/5/2022).

Hadir dalam acara tersebut sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Sukoharjo.

Dalam sambutannya Bupati menyampaikan, perkembangan internet di Indonesia maupun di dunia saat ini bertumbuh sangat pesat. Sekarang hampir disetiap daerah yang kita kunjungi minimal ada yang menyediakan internet, baik itu Warnet, WiFi dan yang lainnya. Tidak heran mengapa akhirnya kita semua sangat bergantung pada Internet.

“Internet menyediakan berbagai informasi, bisa untuk mencari data, berkirim pesan, surat ataupun berkomunikasi. Semua hal tersebut terasa lebih mudah, dan hampir setiap hari kita bersentuhan dengan internet,” ujarnya

Bupati melanjutkan, melihat hal ini industri kreatif game pun memanfaatkannya dengan menciptakan game-game yang bisa dimainkan dari berbagai tempat, baik lewat perangkat komputer maupun smartphone, asalkan kita punya jaringan internet. Game yang bisa tersambung inilah yang disebut game online.

Tidak sedikit game-game yang ada dijadikan sebagai tempat persaingan, bisa bersaing skor, level ataupun yang lainnya. Game online juga sama, ada ajang kompetisi dalam negeri bahkan sampai luar negeri yang sekarang ini disebut sebagai E-Sports (Electronic Sports). Salah satu cabang turnamen E-Sport yaitu Mobile Legend.

Mobile Legend merupakan salah satu dari ribuan game yang sangat populer saat ini dikalangan milenial seperti para remaja, mahasiswa dan yang lainnya, bukan hanya itu saja tapi Mobile Legend sudah melekat dengan kehidupan sehari-hari, bisa dikatakan dimana ada para remaja berkumpul, disitu pasti ada Mobile Legend yang lagi di mainkan..

E-Sports sendiri sekarang ini telah diakui sebagai sebuah olahraga dibeberapa Negara seperti Korea Selatan, Amerika, Indonesia dan Negara-negara di Eropa. E-Sports bukanlah olah raga fisik seperti sepak bola dan yang lainnya. E-sports lebih condong kepada olah raga pikiran karena yang ditonjolkan yaitu konsentrasi, kerjasama tim, pengambilan keputusan yang cepat dan tepat, pemahaman taktik, ketenangan, dan yang terakhir adalah mentalitas.

“Semua hal tersebut dibutuhkan jika ingin menjadi pemain yang professional. Melalui turnamen ini diharapkan dapat menjaring bakat-bakat daerah yang kedepannya dapat diarahkan menjadi atlit nasional maupun internasional,” tambahnya. (Edwi)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar