Tenis Meja Ketua KONI Surakarta Cup di GOR FKor UNS Manahan Diikuti 476 Peserta,

KBRN Surakarta : Sebanyak 476 petenis meja dari berbagai kelompok umur bertarung guna memperebutkan Piala Ketua Umum KONI Surakarta.

Mereka beradu ketangguhan pada kejuaraan terbuka yang digelar selama dua hari Sabtu dan Minggu ini di GOR Fakultas Keolahragaan (FKor) UNS Surakarta kawasan Manahan Solo.

Dari jumlah tersebut peserta terbanyak berasal dari kelompok yunior U17, yang pesertanya mencapai 173 orang.

Selain U17 yang terbagi atas kelompok putra dan putri, juga digelar U12 untuk putra dan putri. Bahkan jumlah peserta pada kelompok U12, juga cukup banyak yakni 150 orang.

Selain itu kelompok U21 dengan peserta 66 orang dan kelompok umum sebanyak 78 peserta.

Ketua KONI Kota Surakarta Lilik Kusnandar mengakui jika pada awalnya panitia hanya membidik tatget sekitar 300 peserta.

Namun banyaknya media yang sudah memberitakan akhirnya peserta juga datang dari berbagai daerah terurama DKI Jakarta, Jawa barat dan Jawa timur.

“Ivent yang baru kali pertama terselenggara di era pandemi, sengaja bertajuk KONI Surakarta Cup agar cabor-cabor lain juga termotivasi untuk lebih aktif menggelar latihan,” ujar Lilik kepada RRI, Minggu (16/01/2022).

Sementara itu salah satu juara di kelompok U12 putra yakni Fauzi (12) asal Solo yang tampil sebagai juara setelah bertanding sebanyak 7 kali hingga babak penyisihan. 

Putra pertama dari petenis meja nasional NPC Suwarti itu mengaku senang dapat meraih gelar juara dan hadiah uang pembinaan sebesar 500 ribu rupiah.

“ Senang saya dapat juara,” ujarnya.

Sementara itu Suwarti ibundanya mengakui, jika tampilnya Fauzi di ivent tenis meja KONI Surakarta memang sudah diprediksi mengingat lawannya yakni Aden dari PTM Sukun Kudus  yang dihadapi sudah sering dihadapi.

“ Ozi sudah pernah bertemu, saat kejurprov dia kalah dan hari ini menang Alhamdulilah,” ujar Wartel panggilan akrabnya.

Sementara itu ketua panitia Antonius Sulistio (Toni) mengatakan, kejuaraan tenis meja KONI Surakarta Cup juga tetap menerapkan protokol kesehatan ketat.

“ Kami tetap menberlakukan prokes ketat. Tempat cuci tangan, serta selalu meminta agar peserta saling menjaga jarak,” ujar Toni.

Selain itu yang tidak kalah penting, menurutnya, semua peserta dan penonton harus sudah menjalani vaksin sebanyak dua kali yang kami cek melalui aplikasi PeduliLindungi.(Edwi)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar