Torehkan Prestasi Melalui Tapak Suci, Mahasiswa UMS Raih Dua Medali Perunggu PON XX Papua

KBRN Surakarta : Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali manambah prestasi, kali ini disumbangkan oleh dua atlet pencak silat kebanggaannya yaitu Anas Rais Arni Royhan dan Dela Kusumawati yang meraih medali perunggu pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua pada Cabang Olahraga (Cabor) Pencaksilat.

Kejuaraan yang diselenggarakan empat tahun sekali ini diikuti seluruh atlet di Indonesia tak terkecuali kontingan pencak silat Jawa Tengah yang berjumlah 9 atlet terdiri dari 1 atlet seni dan 8 atlet tanding.

Kontingan Jawa Tengah pada cabor pencak silat berhasil menorehkan 1 medali emas melalui atlet Kelas B Putra yaitu Khoirudin Mustaqim dan 6 medali perunggu.

Anas dan Dela menjadi salah satu peraih medali perunggu dari kontingen Jawa Tengah.

"Pertandingan mulai 6 Oktober sampai final tanding pada tanggal 12 Oktober," ujar Anas, peraih medai perunggu itu.

Tidak hanya puas dengan peraihan medali perunggu, Anas berharap keikutsertaannya di PON ini merupakan modal yang berharga, "Soalnya bisa menjadi pengalaman atau tolak ukur ke depannya lagi kalau masih diberikan kesempatan," tambahnya.

Selain itu Anas juga berpesan

agar muncul generasi penerus prestasinya, caranya dengan menjaring kejuaraan pencak silat setingkat siswa SMA ataupun sederajatnya yang memiliki prestasi dalam kejuaraan untuk masuk Program Studi Pendidikan Olahraga UMS.

"UMS memberikan peluang prestasi bagi calon atlet." ujarnya.

Menurutnya dilihat dari perjalanan, anak-anak yang sudah terlihat berbakat dari SMA ataupun sebelumnya mungkin itu punya potensi besar berprestasi di jenjang mahasiswa atau dewasa. (Edwi/Ril)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00