Tim Basket UNS Ukir Prestasi pada Ajang PANTASI 2021

KBRN, Surakarta: Rona bahagia menyelimuti tim basket Fakultas Keolahragaan (FKOR) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta. Pasalnya, mereka berhasil mengukir prestasi pada ajang Pekan Prestasi Mahasiswa Nasional (PANTASI) 2021 yang diselenggarakan oleh Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) Universitas Negeri Semarang (Unnes). Tim basket UNS sukses menyabet juara 1 pada nomor three players game putri dan juara 2 pada three players game putra yang dilaksanakan secara daring.

Adapun, beberapa mahasiswa yang terlibat adalah Jisinta Pradita Ramadhani, Siska Lestiani, Sheila Ayuningtyas, dan Nanda Amalia yang tergabung dalam kontingen tim putri. Sedangkan, pada sektor putra, UNS diwakili oleh Aldo Saputra, Ali Prakoso, dan David Kurniawan. Mereka sama-sama berasal dari Program Studi (Prodi) Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi (Penjaskesrek). Pada tim putra, mereka dibimbing oleh Ahmad Septiandika Adirahma, M.Or. Sementara tim putri, dibimbing oleh Baskoro Nugroho Putro, M.Pd.

Atas pencapain tersebut, Baskoro mengaku bangga karena mahasiswa didikannya dapat berprestasi di tengah pandemi, juga dukungan yang didapat dari fakultas membuatnya senang.

“Perasaan saya dan dosen pengampu lainnya dan anak-anak juga, pastinya bangga ya karena kita bisa berprestasi di tengah pandemi dan prestasi yang kita raih ini bukan di kompetisi yang diadakan secara asal-asalan karena diakui oleh Ditjen Belmawa. Selain bangga, kami juga senang karena pihak fakultas selalu mendukung apa yang kami lakukan,” ungkap Baskoro, Jumat (30/7/2021) tepat satu hari setelah pengumuman hasil lomba.

Selain itu, Baskoro mengaku, bahwa dalam mengikuti lomba tersebut, banyak tantangan yang harus dihadapi karena ketika lomba berlangsung masih dalam Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) oleh pemerintah. Maka, mereka berusaha meyakinkan Dekanat, ketika meminjam lapangan di tengah PPKM agar dapat melakukan latihan. Tentu, dengan menerapkan protokol kesehatan, tidak banyak kontak fisik, jumlah peserta yang diminimalisir, dan hanya dilakukan dalam waktu yang singkat. Perjuangan mereka pun tidak sia-sia, bahkan membawa angin segar bagi UNS karena prestasi yang diperoleh.

Ke depan, Baskoro berharap agar ada lomba basket yang dilaksanakan secara luring. “Harapan saya sebenarnya, sebisa mungkin ada lomba bola basket yang bersifat luring. Ya, karena memang sejatinya permainan bola basket ini harus kedua tim bermain di lapangan, lalu adu skill sampai diketahui siapa yang menang. Tapi, jika memang dalam beberapa waktu ke depan, masih diberlakukan semua hal yang bersifat daring dan ada PPKM, maka semoga ada lagi lomba-lomba seperti ini. Jadi, selain juga untuk mengurangi rasa rindu berkompetisi, juga sebagai sarana untuk berprestasi di tengah pandemi,” harapnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00