FOKUS: #VAKSIN COVID-19

Libatkan 7 RS Swasta, Sragen Tambah 83 Bed Pasien Covid-19

Tempat Isolasi Mandiri Pasien Covid-19 di Technopark Sragen.

KBRN,Sragen: Sembilan Rumah Sakit Swasta di Kabupaten Sragen diminta turut menangani pasien Covid-19 dengan menyediakan tempat tidur isolasi. Dari 9 RS, ada 7 RS Swasta yang sanggup dengan menyediakan 83 tempat tidur. 

"Sragen itu ada 9 RS swasta, ada 7 yang bisa menyediakan ruang untuk pasien Covid-19," ungkap Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sragen dr. Hargiyanto kepada wartawan kemarin.

Hargi mengatakan, permintaan dari Provinsi daerah harus menambah 30 persen, sementara dari Kemenkes diminta menambah 40 persen. Oleh karenanya Pemkab Sragen dengan menggandeng RS swasta ini justru mampu menambah 80 persen. 

Menurut Hargi, kini tempat tidur khusus untuk pasien covid-19 tengah dipersiapkan dan diperkirakan awal Februari Rumah Sakit Swasta sudah bisa dilibatkan. Saat ini masih dalam tahap uji coba untuk mengurangi kesalahan. 

”Bukan berarti ini kasusnya meledak ya, ini kita antisipasi. Rumah sakit swasta sudah siap,” ujar kata Hargiyanto.

Sementara Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati menjelaskan ada penambahan 10 tempat tidur ICU. Harapannya jika ada lonjakan kasus covid tidak kesulitan tempat tidur, sehingga tidak perlu sampai dikirim ke Solo.

”Alhamdulilah rumah sakit Amal Sehat, Mardi Lestari, Rizki Amalia, Sarilla Husada, PKU Muhammadiyah, Assalam dan RS Yaksi Gemolong siap. Kalau rumah sakit khusus tidak kami minta. Seperti Restu Ibu. RS Ibnu Sina belum bisa,” terangnya. 

Sementara ini di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sragen untuk ruang perawatan ICU ada 17 ruang. Sedangkan untuk ruang perawatan asistomatis atau tanpa gejala di Technopark Sragen, terdapat 280 tempat tidur. 

Data dari Satgas Covid 19 jumlah kumulatif Sragen sampai Kamis 21 Januari malam 4.068 dinyatakan positif, telah sembuh 3.635, perawatan 278 dan meninggal dunia 155 orang.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00