Tiga Warga Positif Covid-19, Pasar Gemblegan Ditutup Lagi Dua Hari

Pasar Harjodaksino Gemblengan Solo tampak dari depan jalan Yos Sudarso.

KBRN, Surakarta: Pasar Harjodaksino (Gemblegan), Solo kembali ditutup oleh Dinas Perdagangan Kota Surakarta. Penutupan berlangsung dua hari mulai Minggu-Senin (25-26/10/2020). Penutupan dilakukan mulai pukul 16.00 sampai Senin pukul 24.00 WIB.

"Harjodaksino (pasar) ada pedagang yang positif, terus ditracing tambah dua. Jadi ada tiga orang," kata Kepala Dinas Perdagangan Kota Surakarta Heru Sunardi saat dikonfirmasi, Minggu (25/10) sore.

Dia menjelaskan, awalnya ada satu pedagang sayur dari Kabupaten Sukoharjo yang tertular Covid-19. Setelah ditracing Dinas Kesehatan Kota (DKK) Surakarta ada dua yang tertular. Yakni satu pedagang di sekitar los pedagang yang positif serta satu petugas kebersihan.

"Untuk los pedagang yang positif Covid-19 ditutup selama sepekan, sedangkan pasar kita tutup dua hari. Supaya pedagang melakukan karantina mandiri di rumah," sambungnya. Selama pasar ditutup lanjut Heru, petugas akan terus melakukan desinfeksi ke setiap celah pasar.

Penutupan Pasar Harjodaksino yang berada di jalan Yos Sudarso Serengan ini yang kedua kalinya. Sebelumnya pasar tradisional itu juga ditutup satgas Covid-19 Surakarta selama sepekan pada pertengahan Juli 2020 karena ada pedagang dari Sukoharjo yang positif Covid-19 dan meninggal dunia. 

Menurut Heru penutupan kali ini mendapatkan penolakan dari pedagang, namun karena ini prosedur tetap harus dilakukan. Pihaknya menekankan kepada seluruh pedagang termasuk paguyuban Pedagang Harjodaksino karena rentan, pernah terjadi dua kasus. 

"Artinya keberatan (pedagang) dan sebagainya tapi ini prosedur, kalau tidak dilakukan kalau ada sesuatu nanti yang kena malah dinas," tandasnya.

Heru menegaskan, penerapan protokol kesehatan di pasar tradisional tidak boleh ditawar jika tak ingin ada kasus Covid-19. Sebab konsekuensinya pasar akan ditutup beberapa hari jika ada warga pasar yang positif Covid-19.

"Lha ini jadi pelajaran bagi kita agar tidak terulang lagi. Semua ronda masker digiatkan juga kalau ini pemerintah melakukan penutupan semata-mata untuk penyelamatan manusia. Penutupan dah dua kali ini," jelas Heru. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00