Satu Keluarga Terpapar Covid-19, Belasan Warga Gandekan Solo Isolasi di SD

KBRN,Surakarta: Belasan warga di RW 06 Kelurahan Gandekan, Kecamatan Jebres, Solo, harus menjalani karantina mandiri mulai Senin (12/10/2020). Karantina dilakukan setelah diketahui berkontak dengan tetangga yang  diketahui terkonfirmasi positif Covid-19.  

"Ada 19 warga dikarantina sejak Senin 12 Oktober lalu, sembari menunggu hasil swab yang dilakukan Dinas Kesehatan Kota (DKK) keluar," kata Lurah Gandekan, Ari Rahmadani, Rabu (14/10/2020).

Karantina ini diinisiasi oleh kelurahan karena melihat kondisi lingkungan tempat tinggal warga yang tidak memungkinkan untuk melakukan karantina mandiri di rumah masing-masing. Sehingga selaku pemangku wilayah dan juga gugus tugas di wilayah Gandekan bekerja sama dengan Jogo Tonggo menyediakan fasilitas karantina di SD Kristen yang lokasinya di Kelurahan Gandekan. 

Terkait warganya yang positif Covid-19, Ari mengatakan, awalnya diketahui ada satu warga yang diketahui positif. Setelah dilakukan tracing ternyata anak dan cucu serta pembantu rumah tangganya juga positif Covid-19.

“Nah kemudian ditracing lagi ketemu 19 orang ini yang langsung diswab DKK. Banyaknya warga yang masuk tracing ya karena tadi, di lingkungan ini menggunakan kamar mandi umum yang menjadi tempat interaksi warga,” sambung Ari.

Meski lokasi karantina di bangunan sekolah, namun pihak kelurahan berusaha menyediakan tempat yang layak bagi warganya yang melaksanakan karantina. Sementara semua kebutuhan, termasuk makan tiga kali sehari dipenuhi Jogo Tonggo Kelurahan Gandekan. 

Terpisah, Kepala DKK Surakarta, dr. Siti Wahyuningsih mengapresiasi inisiatif warga untuk membuka tempat karantina bagi warga yang menunggu hasil swab. Karena dengan tersebut bisa meminimalisir penyebaran dan mempermudah pemantauan.

dr Ning membeberkan, kasus ini awalnya dari klaster keluarga, ya g ekornya berkembang jadi lima. Yang pertama terkena orang tuanya, kemudian anaknya dan cucu juga kena dan pembantunya juga. 

"Total enam orang. Kemudian dari enam ini kita tracing muncul 21 orang dan semuanya sudah diswab, tinggal nunggu hasilnya," jelas Ning sapaan akrabnya.

Sementara itu data yang dikonfirmasi dari Satgas Covid 19, warga yang karantina kini tinggal 17 orang, karena yang dua hasilnya sudah keluar dan negatif. Jadi warga  karantina jika hasil swab negatif langsung dikembalikan ke rumah masing-masing. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00