Wabah Corona Semakin Mengkhawatirkan, BPKH Berikan Bantuan Kemaslahatan kepada RS UNS.

KBRN Surakarta :   Badan Pengelola Keuangan Haji BPKH memberikan perhatian kepada UNS untuk memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat dari ancaman wabah Covid-19. Demikian disampaikan  Anggota Badan Pelaksana BPKH, Iskandar Zulkarnain dalam penyerahan bantuan Kemaslahatan berupa Alat Pelindung Diri untuk Rumah Sakit Universitas Sebelas Maret RS UNS Solo yang berlangsung Jumat (4/9/2020) di Ruang Sidang II Gedung dr. Prakosa kampus setempat.

Dikatakan, melalui bantuan APD pihaknya sangat berharap dapat mendukung upaya percepatan penanganan Covid-19, sehingga  Indonesia terhindar dari resesi pada kuartal III tahun ini. Menurutnya, wabah Covid-19 sudah sangat mengkhawatirkan, dan tidak diketahui sampai kapan berakhir, untuk itu bantuan diharapkan dapat menjaga para Tenaga Kesehatan di RS UNS.

"Seperti kita ketahui wabah ini semakin mengkhawatirkan, kami dari BPKH ingin membantu memberikan alat dalam menjaga para dokter dan perawat di RS UNS guna melayani masyarakat yang terkena wabah dan kita tidak tahu kapan selesai dan harus tetap meningkatkan pelayanan di RS," tutur Iskandar Zulkarnain.

Sementara, Rektor UNS Prof. Jamal Wiwoho pada kesempatan tersebut mengungkapkan  sejumlah capaian kinerja RS UNS selama berjuang menghadapi pandemi Covid-19. Diantaranya, RS UNS menjadi RS rujukan lini kedua Covid-19 di Jawa Tengah yang diperkuat melalui Surat Keputusan SK Gubernur Jawa Tengah No. 445/46 tahun 2020 tentang RS Rujukan Penanggungan Penyakit Infeksi Emerging Tertentu Lini Kedua di Jawa Tengah.

Selain itu, Prof. Jamal juga mengatakan sesuai dengan SK Menkes No. 216 tahun 2020, RS UNS telah ditunjuk sebagai Laboratorium Pemeriksa spesimen Covid-19.

"Dari catatan kami, RS UNS sudah memeriksa spesimen sebanyak 22.342 kasus dan kami juga sudah dites dan _Alhamdulillah_ negatif," terang Prof. Jamal.

Bantuan kemaslahatan senilai Rp. 411 juta  diterima Rektor UNS, Prof. Jamal Wiwoho yang  didampingi Wakil Rektor bidang Perencanaan dan Kerjasama UNS, Prof. Sajidan dan Direktur RS UNS, Prof. Hartono diharapkan  meningkatkan keamanan kerja para petugas medis dan relawan agar  terhindar dari penularan Covid-19, serta menjaga keberlangsungan ketersediaan tenaga medis dan relawan selama percepatan penanganan Covid-19. (Desk : Dyah Supana)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00