Kasus Covid-19 Sragen Kembali Naik, Bupati Desak Riset Vaksin

Update Covid-19 Sragen dari Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.

KBRN, Sragen: Jumlah kasus positif covid-19 kembali meroket dengan delapan orang tambahan baru dalam dua hari kemarin. Kemudian jumlah korban meninggal juga terus bertambah empat, yakni satu pasien positif covid-19 yang meninggal dunia, serta tiga orang pasien suspek covid-19 juga dilaporkan meninggal. 

Tambahan delapan kasus baru positif covid-19 maka kumulatif kasus covid 19 di Bumi Sukowati menjadi 161 orang. 

Tambahan tujuh warga positif itu terjadi pada Kamis (19/8) malam. Tersebar di lima kecamatan, masing-masing satu anak berusia 9 tahun asal Kecamatan Sambirejo, satu orang warga Kecamatan Miri, dua orang warga dari Kecamatan Tanon, satu orang warga Kecamatan Masaran dan dua orang warga Kecamatan Sragen. Kemudian 1 tambahan kasus terjadi di hari Jumat (20/8). 

Data yang dilansir dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sragen Jumat (21/8/2020) petang menunjukkan untuk jumlah suspek covid-19 meninggal tercatat mencapai 36 orang. Satu itu meninggal dengan status suspek covid-19.

Ketua Satgas Percepatan Penanganan Covid 19 Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati mengatakan, meningkatnya kasus ini karena masyarakat mulai abai dengan protokol kesehatan.

"Faktor ketidak pedulian masyarakt abai terhadap protokol kesehatan. Dan saat ini merasa lumrah kalau ada yang terpapar covid," tandas Kusdinar Untung Yuni Sukowati, kemarin.

Menurut Bupati Sragen itu solusi menghentikan kasus Covid-19 bilamana ditemukan vaksin. Pihaknya mendesak pemerintah pusat segera menyelesaikan riset dan pembuatan vaksin.

"Pencegahan satu kalau sudah ada vaksin. Kalau sudah ada dana research. Seperti polio itu kita udah tuntas," jelas Bupati.

Sedangkan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sragen, Hargiyanto menyampaikan mayoritas pasien positif ini merupakan hasil tracking dan punya riwayat kontak erat dengan pasien positif sebelumnya. Saat ini pasien positif dari tenaga kesehatan di isolasi di RSUD Sragen ditempatkan di dua bangsal. 

"Sedangkan masyarakat umum diisolasi di Gedung Technopark." 

Dengan tambahan 8 kasus baru itu, maka total kasus positif hari ini mencapai 161 kasus. Dari jumlah itu ada 96 orang sembuh, 53 dirawat yakni 43 asimtomatik dan 10 simtomatik serta 11 orang meninggal.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00