17 Nakes Positif Covid-19, Satu Bangsal RSUD Sragen Ditutup

KBRN, Sragen: Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Soehadi Prijonegoro Sragen, mengakui ada 17 tenaga kesehatan (nakes) yang terkonfirmasi Covid 19. Dampaknya satu bangsal di RSUD Sragen harus ditutup sementara. 

Direktur RSUD dr. Soehadi Prijonegoro Sragen, Didik Haryanto menjelaskan, hasil tracing yang dilakukan Satuan Tugas Covid 19 Sragen ada 17 nakes yang dinyatakan positif.  Mereka adalah perawat dokter senior dan juga dokter residen dari Solo. "Nakesnya itu ya dokter residen dari Moewardi dan ada perawat," kata Didik Haryanto, Selasa (18/8/2020).  

Menurutnya, hasil pelacakan  ternyata biang penularan covid-19 di RSUD bersumber dari salah satu pasien positif di Bangsal Rosela yang tak mau jujur. Para nakes yang terpapar covid-19 itu mayoritas di Bangsal Rosella yang tertular dari salah satu pasien di bangsal itu. 

"Kemarin ada satu pasien di Bangsal Rosela yang kena dan nggak mau jujur. Akhirnya perawat-perawat kami di ruangan itu jadi kena," bebernya.

Sementara untuk mencegah penyebaran virus, manejemen RS memutuskan menutup sementara Bangsal Rosela di rumah sakit itu. Didik menguraikan penutupan bangsal itu dalam arti pasien yang ada di Bangsal Rosela sementara dibiarkan tetap di situ dan tidak boleh dipindahkan.

"Di Bangsal Rosela itu beberapa perawatnya ada yang kena. Karenanya untuk sementara Bangsal Rosela kita lockdown dulu. Pasien tidak dipindahkan, juga tidak ditambah. Nanti yang lain kita swab di rapid dulu," ujar Didik.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sragen dr Hargiyanto menjelaskan, sebagai tindaklanjutnya, nantinya akan dilakukan tracing dan rapid test terhadap kontak erat yang ada di bangsal tersebut. Sebagian nakes karantina di RSUD dan sebagian di Gedung Technopark.

"Sudah kita tangani semua. Mereka sudah karantina," kata Hargiyanto.

Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sragen, Tatag Prabawanto menyampaikan penambahan puluhan kasus baru mayoritas tertular dari transmisi lokal yakni penularan dari pasien yang sudah positif sebelumnya.

 "Termasuk di RSUD Sragen, para nakes yang terkonfirmasi positif itu juga tertular dari transmisi lokal," ungkap pria yang juga Sekda Sragen itu.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00