Covid-19 Solo Kembali Naik, Tertinggi di Solo Raya

Petugas medis DKK Surakarta mengambil sampel darah pasien positif Covid-19.

KBRN, Surakarta: Kasus Covid 19 di Kota Solo kembali naik siginfikan pada Sabtu (8/8/2020) malam. Satuan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Surakarta menyampaikan ada penambahan 11 orang.

Bahkan dari 11 kasus ini muncul klaster baru, dari kantor Inspektorat Pemkot Surakarta. Kini Kasus Covid 19 di Solo terbanyak di Solo Raya, melebihi Kabupaten Sukoharjo. 

"Dari jumlah tersebut perinciannya 11 dirawat inap, 37 karantina mandiri, 250 orang pulang/sembuh, dan 10 lainnya meninggal dunia," ungkap Ketua Pelaksana Satuan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Solo, Ahyani, Minggu (9/8/2020).

Ahyani mengatakan, jumlah kasus tambahan pada Sabtu mencapai 11 orang, kumulatif totalnya 308 orang. Dari 11 kasus baru, dua di antaranya pegawai di kantor Inspektorat Solo. Saat ini total ada enam pegawai Inspektorat yang positif Covid-19. "Itu dua dari Solo dan empat lainnya luar kota," sambung Ahyani.

Adapun, Klaster Inspektorat Solo bermula dari seorang pegawai yang berdomisili di Karanganyar, yang dinyatakan positif Covid-19 berdasarkan hasil uji swab setelah mengeluh sakit. Setelah DKK Karanganyar menyampaikan informasi ke DKK Solo lalu tracing rekan kerjanya yang se-ruangan, hasilnya lima rekan kerja dari pegawai tersebut diketahui tertular virus SARS-CoV-2. 

"Dalam satu kantor terdapat enam pegawai yang positif Covid-19. Awalnya dari Karanganyar menyampaikan ke kami dan langsung ditracing satu kantor," ungkap Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Surakarta dr Siti Wahyuningsih.

Perempuan yang juga Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, itu mengatakan enam rantai itu berasal dari tiga kasus berbeda.

“Mojosongo ada dua kasus berbeda, rantainya masing-masing ada dua dan tiga. Lalu, satu lagi tracing dari kasus di Sumber. Untuk suspek naik kelas dari Banyuanyar dan Mangkubumen. Kemudian domisili dari kasus pegawai Pemkot, ada yang Sudiroprajan dan Banyuanyar dua orang,” kata Ning, sapaan akrabnya.

Sementara itu dua pegawai Inspektorat yang berdomisili di Solo menambah jumlah kasus konfirmasi Covid-19 pada akhir pekan ini. Hal ini pun berimbas pada penutupan sementara kantor Inspektorat Solo mulai Rabu (5/8/2020) lalu.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00