Cegah Stunting dan Gizi Buruk, Ikatan Istri Dokter IID Indonesia Bagi-Bagi Telor

KBRN, Surakarta: Dalam upaya menyelamatkan bangsa dari stunting dan gizi buruk akibat pandemi Covid 19, Ikatan Istri Dokter IID Indonesia cabang Solo menggelar acara sosial kemanusiaan bagi-bagi telor di Kampung Cinderejo Kidul, RT 3 RW 8 Gilingan, Banjarsari Solo, Rabu (5/8/20).

Acara bagi bagi telur tersebut disi dengan presentasi cara mengolah telur menjadi sajian yang lebih menarik, dari salah seorang anggota Ikatan Istri Dokter-IID Indonesia Cabang Solo dihadapan puluhan ibu-ibu yang sambil membawa balitanya.

Ketua IID Indonesia Cabang Solo Sri Mulyaningsih Prasetyadi SI.Kom saat dikonfirmasi di sela-sela kegiatan menyatakan, kegiatan ini dilakukan sebagai upaya agar anak terbebas dari stunting dan gizi buruk karena dampak pandemi Covid 19.

Dipilihnya kampung Cinderejo Kidul yang menjadi target pembagian telur di Kecamatan Banjarsari menurut Sri Mulyaningsih karena dalam masuk dalam lingkungan yang padat penduduk dan masih masuk dalam latar belakang ekonomi bawah.

”Karena disini masyarakatnya real ya, kita memang sengaja mengambil tempat-tempat yang penduduknya padat, disini kan memang ada warga urban, ada penduduk asli yang sangat padat dan maaf ekonominya masih dibawah,” jelasnya.

Sementara itu salah seorang peserta pelatihan yang juga warga penerima bantuan telur, Popy menyambut baik acara sosial dan pelatihan ini. Ia mengatakan, kegiatan tersebut sangat bermanfaat untuk menambah menu buat anaknya. Selain itu, pelatihan mengolah telur menjadi sajian yang lebih menarik dianggap Popy mudah untuk dilakukan..

”Bagus, bagus, bermanfaat buat menambah menu buat si kecil, gampang, Insya Allah bisa.’’

Dikatakan Sri Mulyaningsih, aksi sosial kemanusiaan ini sudah sebelumnya minggu lalu dilakukan di Kecamatan Pasar Kliwon. Setelah minggu ini di Kecamatan Banjarsari, akan dilanjutkan pada minggu-minggu mendatang di Kecamatan Serengan, Laweyan dan Jebres.

"Kita minggu lalu sudah melaksanakan kegiatan ini di Kecamatan Pasar Kliwon, nanti kita juga lanjutkan ke kecamatan lainnya, seperti Banjarsari, Serengan, Laweyan dan Jebres," ujarnya.

Adapun, dalam aksi pembagian telur ini, satu balita mendapatkan satu kilogram telur.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00