Pasien Covid-19 Solo Tambah Dua Orang, Pasutri Dari Mojosongo Riwayat Bepergian ke Surabaya

Foto ilustrasi sampel darah pasien positif Covid-19 dari Solo.

KBRN Surakarta: Pasien Covid-19 Kota Solo kembali bertambah dua orang, setelah sempat delapan hari nihil kasus baru. 

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Solo mencatat tambahan dua pasien terkonfirmasi positif Covid-19 dari Kelurahan Mojosongo Kecamatan Jebres. Keduanya adalah sepasang suami istri yang memiliki riwayat bepergian ke Surabaya. 

Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Surakarta Siti Wahyuningsih, mengatakan pasien itu sebelumnya berstatus pasien dalam pengawasan (PDP) yang dirawat di salah satu rumah sakit (RS) swasta sejak Senin (6/7). 

Dokter Ning mengatakan saat ini seluruh kontak erat dan dekat kedua pasien yang berjumlah empat orang sudah diminta menjalani karantina mandiri. Termasuk, anak mereka yang ternyata juga memiliki riwayat perjalanan yang sama. 

Sementara itu, kondisi klinis kesehatan kedua pasien baru baik meski menjalani rawat inap, dengan usia istri 49 tahun dan suami 54 tahun. "Termasuk, anak mereka yang ternyata juga memiliki riwayat perjalanan yang sama kita minta karantina dan akan kita swab," tandasnya, Sabtu (11/7/2020).

dr.Ning, mengatakan dengan tambahan dua kasus baru itu, data kumulatif pasien positif Corona di Solo menjadi 45 orang. Perinciannya, empat dirawat inap, empat meninggal dunia, dan 37 sembuh. 

Sedangkan kasus Covid-19 terakhir dari Kelurahan Mojosongo merupakan seorang tenaga kesehatan yang tercatat pada 20 Juni lalu. Sementara tambahan satu pasien sembuh baru pada Jumat adalah seorang warga Kelurahan Jajar, Kecamatan Laweyan. 

Sedangkan, dinamika pasien dalam pengawasan (PDP) terus mengalami peningkatan, meski terdapat PDP sembuh baru. Kumulatif pasien dalam pengawasan (PDP) menyentuh 292 jiwa.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00