Jangan Lengah, 1 Anak Solo Kembali Positif Covid-19

Foto ilustrasi sampel darah pasien positif Covid-19.

KBRN, Surakarta: Pasien anak terkonfirmasi positif Covid-19 Kota Solo kembali bertambah. Sampai Kamis (25/6) sore total anak Kota Bengawan yang terpapar virus Corona baru ini menjadi lima orang. 

Penambahan pasien dari kalangan anak-anak usia 12 tahun dari Kelurahan Kestalan, Kecamatan Banjarsari. Ini adalah kasus ke-5 pada anak-anak di Kota Bengawan. Sebelumnya kasus terjadi pada dua anak usia satu tahun dan dua tahun dari Joyontakan dan masing-masing seorang anak dua tahun dan enam tahun dari Banjarsari dan Jebres. 

Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Surakarta, Siti Wahyuningsih, mengatakan kondisi kesehatan anak tersebut baik, sehingga perawatan dilakukan oleh orangtuanya sendiri. 

"Dirawat orang tua sendiri dengan pemantauan ketat DKK. Lagi pula kondisi rumahnya juga sudah memenuhi standar karantina mandiri," ujar dr Ning, Jum'at (26/6).

Pihaknya segera melakukan pelacakan kontak erat dan dekat, termasuk tetangga sekitar, karena anak tersebut bisa jadi kerap bermain dengan teman sebaya. 

Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 Kota Surakarta Ir.Ahyani mengatakan, munculnya kasus pada anak-anak tersebut membuat Pemkot bakal mengevaluasi pelonggaran aturan anak-anak untuk bepergian ke tempat publik. 

Sebelumnya anak-anak di bawah usia 18 tahun dilarang bepergian dan mengunjungi pusat perbelanjaan, tempat hiburan, obyek wisata, pusat kuliner dan tempat bermain di Kota Solo, aturan itu berubah Sejak Senin (22/6), Pemkot mengizinkan anak-anak di atas usia lima tahun mengunjungi tempat-tempat publik.

"Ya, munculnya kasus ini akan menjadi bahan evaluasi Surat Edaran (SE) No.067/1165 tentang Perubahan Atas Pedoman Teknis Pelaksanaan Penanganan Covid-19 di Kota Solo. SE itu kan terbatas sampai 7 Juli, akan ada perubahan atau pembaruan menyusul kondisi di lapangan,” jelas Ahyani.

Kabid Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat Satpol PP Surakarta Agus Siswuryanto menyatakan, sebenarnya hasil pantauan di pusat perbelanjaan dan ekonomi warga sudah mulai tertib menerabkan protokol kesehatan. Warga juga sudah memakai masker dengan baik.

"Pantauan pasar mall sebenarnya sudah taat aturan. Pantauan sudah dua hari ini aman," ujarnya.

Dengan penambahan satu lagi kasus, totalnya 42 orang, perincian, 3 karantina mandiri, 3 rawat inap, 32 sembuh, dan empat meninggal dunia. Sementara data lain, jumlah kumulatif pasien dalam pengawasan (PDP) menyentuh 262 jiwa.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00