Kasus DBD Tembus 838 Kasus, Dinkes Karanganyar Optimalkan Satgas DBD Desa

KBRN, Karanganyar: Berdasarkan Catatan Dinas Kesehatan kabupaten karanganyar, kasus Demam Berdarah Dangue (DBD) tahun 2019 sebanyak 838 kasus dengan angka kematian mencapai 8 jiwa.

Sedangkan, untuk wilayah paling tinggi tingkat kasus DBD berada di kecamatan Karanganyar sebanyak 155 kasus dan Kecamatan Colomadu 124 kasus.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karanganyar Cucuk Heru Kusumo mengatakan Tingginya kasus di 2 kecamatan tersebut lataran termasuk dalam wilayah endemik dengan kondisi cuaca panas.

"Kalau wilayah endmik itu karanganyar kebarat, seperti Tasikmasu, Colomadu, kebakkeramat, Jaten, dan kasus terbanyak itu di Kecamatan Karanganyar sama Colomadu," jelasnya saat dikonfirmasi wartawan diruang kerjanya.

Selain itu wilayah panas, tingginya kasus juga dapat disebakan aktivitas kewaspadaan warga dan bimbingan dari pihak puskesmas terhadap bahaya DBD mulai kembali kendor. 

"Biasanya setelah kita telusuri, terkadang memang aktivitas kewaspadaan warga terhadap DBD menurun, bisa juga petugas puskesmas pengawasannya ikut kendor," terangnya.

Untuk itu, cucuk mengatakan pihaknya terus melakukan sosialisasi secara berkala kepada warga agar menerapkan gaya hidup sehat dengan menjaga kebersihan lingkungan.

Disisi lain juga mengoptimalkan kembali peran satgas desa untuk melakukan bimbingan pemberantasan sarang nyamuk sebagai langkah antisipasi bertambahnya jumlah kasus.

"Kita secara rutin mengingatkan pada semua instrumen yang kami miliki, dari kabupaten sampek ke tingkat desa untuk lebih aktif dalam meningkatkan kewaspadaan terhadap lingkuan masing masing, terutama pada penyakit yang membuat keresahan masyarakat itu DBD. kami secara teknis mengaktifkan satgas yang ada," ungkapnya.

Lanjut, Cucuk hingga minggu pertama bulan januari ini belum terdapat laporan terkait kasus demam berdarah di wilayah karanganyar. namun pihaknya tetap menghimbau masyarakat agar selalu membersihkan lingkungan sekitar untuk antisipasi timbulnya wabah penyakit.

"Sampai saat ini belum ada laporan masuk terkait DBD, tapi kita sudah himbau masyarakat dan juga petugas puskesmas di wilayah masing masing untuk tetap waspada dengan menjaga lingkungan," tandasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00