Vaksininasi Dimulai, 1007 Sapi di Sragen Terpapar PMK, 49 Mati

KBRN, Sragen: Pemerintah Kabupaten Sragen mulai mencanangkan vaksinasi PMK (Penyakit Mulut dan Kuku). Namun angka penularan PMK di Bumi Sukowati ini cukup signifikan.

Berdasarkan data dari Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupeten Sragen per Minggu 3 Juli 2022, sejumlah 1007 terpapar PMK. Angka sapi yang telah sembuh 508 ekor. Sementara aktif 450 ekor dan kasus baru 5 ekor.

"Yang mati 49. Itu dipotong 41 dan mati dikubur ada 8 ekor," kata Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupeten Sragen Rina Wijayanti di sela pencanangan vaksinasi di Dukuh Gentan, Desa Banaran Kecamatan Plupuh, Minggu (3/7).

Rina Wijayanti mengatakan kini vaksinasi PMK telah dimulai. Menurutnya tahap pertama vaksinasi di lakukan di eks Kawedanan Gemolong. Meliputi, Gemolong, Kalijambe, Sumberlawang, Gesi, Tanon dan Plupuh.

"Populasi banyak, tahap pertama kita ke kawedanan Gemolong, Miri, Sumberlawang, Tanon, Plupuh, Kalijambe karena populasi tinggi. Sumberlawang 55 ekor, Miri 5 ekor Gemolong 11, Kalijambe 50 Plupuh 32 ekor," terang Rina.

Dikatakan Rina Wijayanti, populasi sapi di Sragen lebih dari 79 ribu ekor. Namun demikian tidak semua akan mendapatkan vaksin PMK. Syarat ketentuan vaksin PMK adalah sapi sehat, belum punya riwayat terkena PMK. 

"Sasaran yang sakit tidak seperti sasaran. yang sembuh tidak sasaran. kalau satu kandang ada yang sakit bukan sasaran vaksin jadi tidak bisa 100 persen," tandasnya. MI

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar