Tinjau Vaksinasi PMK, Bupati Karanganyar: Yang Dijual Untuk Idul Adha dan Sehat Tidak Perlu Divaksin

KBRN, Karanganyar: Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan (Dispertan PP) Karanganyar kembali melakukan vaksinasi penyakit Mulut dan Kuku (PMK) dengan menyasar ternak di wilayah Kabupaten Karanganyar.

Kali ini, 40 sapi milik milik kelompok tani ternak Ngudi Rejeki Kelurahan Popongan, Karanganyar menjadi sasaran vaksinasi pencegahan PMK.

Dalam kesempatan itu, Bupati Karanganyar Juliyatmono didampingi Wakil Bupati Karanganyar Rober Christanto, serta Kapolres Karanganyar AKBP Danang Kuswoyo meninjau langsung prosesi penyuntikan vaksin PMK dosis pertama, Jumat (1/7/22).

Bupati Karanganyar Juliyatmono di sela peninjauan vaksinasi mengatakan, vaksinasi ini merupakan salah satu upaya dalam pencegahan penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK).

"Saat ini, pemerintah kabupaten Karanganyar telah menerima 3.000 dosis vaksin PMK tahap pertama dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.  Sedangkan 1.500 dosis vaksin sudah disuntikan kepada hewan ternak di Karanganyar," ungkapnya.

Disisi lain, Bupati mengatakan, berdasarkan laporan Dispertan PP, jumlah ternak positif PMK di karanganyar sebanyak 300 ekor, suspect 300 ekor dan 5 ekor anak sapi mati.

"Populasinya itu 71 ribu ekor, sedangkan yang kena PMK 300, dan suspect itu 300, jadi perbandinganya banyak," katanya.

Lebih lanjut, Bupati mengungkapkan, bagi ternak yang akan dijual jelang hari raya Idul Adha dengan kondisi sehat, diperbolehkan tidak menerima vaksin.

"Justru yang mau dipakek korban, kalo sudah sehat jangan di vaksin.

Karena vaksin itu berpengaruh pada ketahanan badan mereka. Reaksinya itu pasti seminggu sampai 2 minggu.Padahal ini tinggal 10 hari," katanya.

Sementara itu, Ketua Kelompok Tani Ternak Ngudi Rejeki, Samingun mengatakan, total ternak yang dimiliki Kelompok Tani Ternak Ngudi Rejeki sebanyak 48 ternak.

"Total ada 48, 40 diantaranya menerima vaksinasi PMK, sedangkan 8 lainnya tidak divaksin karena sudah terjual untuk hari raya Idul Adha mendatang," ungkapnya. ( Arga Diraksa )

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar