FOKUS: #CORONA

Klaster SMA Warga Jadi 21 Orang Positif, Gibran :PTM di Solo Jalan Terus

Walikota Solo Gibran Rakabuming Raka saat memberikan penjelasan kepada wartawan.

KBRN, Surakarta: Kasus positif terpapar Covid 19, di SMA Warga Solo terus bertambah dan menjadi kluster. Bermula dari satu orang positif kini telah menjadi 21 orang positif.

Informasi yang dihimpun dari pihak sekolah bahwa kasus bermula dari seorang guru yang positif corona. Kemudian menular kepada 11 orang terdiri delapan siswa, dan tiga tim pengajar. 

Hasil tracing Dinas Kesehatan terhadap 225 siswa dan guru serta staf sekolah pada Rabu (26/1/2022) hasilnya sembilan orang positif Covid 19. Terdiri dari 6 orang siswa, 2 guru dan 1 orang staf. 

Sementara itu tracing lanjutan pada Jumat (28/1/2022) 114 orang diambil sampel PCR hasilnya masih menunggu. 

Walikota Surakarta Gibran Rakabuming Raka mengatakan tracing terus dilakukan, sementara yang terkonfirmasi positif sebagian menjalani isolasi terpusat di Asrama Haji Donohudan dan sebagian lagi isolasi di rumah. Gibran mengatakan sesuai dengan prediksi Kementrian Kesehatan bahwa akhir Januari hingga Februari akan terjadi lonjakan. 

"Kan sudah saya bilang Januari-Februari naik, antisipasi percepat vaksinasi dan isoter-nya. Untuk sementara kita kirim ke Donohudan, fatality rate tidak separah Delta. kita kirim Donohudan," terang Gibran di Balaikota, Jumat.

Meski demikian pihaknya memastikan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di sekolah jalan terus dengan memperhatikan protokol kesehatan. 

"PTM jalan terus. Sekolah yang gak ada kasus positif jalan aja," tandasnya.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Kota Surakarta dr Siti Wahyuningsih meminta kepada Dinas Pendidikan Kota maupun Cabang Disdik Wilayah VII Jateng untuk melakukan evaluasi prokes. Menurut Ning sapaan akrabnya, di sekolah sebenarnya prokes lebih terjaga dari pada anak-anak bermain di lingkungan yang prokesnya sulit terpantau.

"Saya mohon disdik cabang dinas untuk evaluasi terhadap prokes. Menurut saya PTM itu malah tidak masalah asal prokesnya. Justru di sekolah itu malah aman asal gojegkan sama temannya. Di lingkungan kampung-kampung pada gak pakai masker," jelasnya.

Data dari Satgas Penanganan Covid 19 Kota Surakarta selama sepekan terahkir kasus positif Covid 19 di Solo meningkat. Pada Selasa 25 Januari kasus komulatif sejumlah 26.106 orang dan bertambah 29 orang. Kemudian Jumat 28 Januari menjadi 26.135 orang. 

Sementara kaus Covid 19 aktif 32 orang, menjalani isolasi 27 orang dan perawatan 5 orang. MI

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar