Milad Ke 3, Rumah Sakit Gigi dan Mulut Soelastri Komitmen Beri Layanan Terbaik

KBRN, Surakarta: Melalui Tema U Deserves To Smile pada milad ke 3, rumah Sakit Gigi dan Mulut Soelastri Kota Solo berkomitmen, menjadi salah satu fasilitas  kesehatan kebanggaan yang bisa mengembalikan senyum lagi bagi pasien sakit gigi yang berobat .

Direktur Rumah sakit gigi dan Mulut Soelastri drg Ida Widiasati M.kes mengatakan, misi dan visi rumah sakit Sulastri itu, turut memberikan konstribusi dibidang pelayanan, pendidikan, serta pengabdian kepada masyarakat, khususnya Kesehatan gigi dan mulut .

"Kita senantiasa meningkatkan pelayanan, dengan terus menumbuh kembangkan layanan melalui sumber daya yang mumpuni," ungkapnya disela acara ceremonial Milad ke 3 rumah Sakit Gigi dan Mulut Soelastri Kota Solo hari ini di Ruang pertemuan Seolastri lantai 9, Jumat (21/1/22).

Dikatakan, selain menjadi rujukan pendidikan mahasiswa kedoteran gigi Universitas UMS, rumah sakit juga menjadi tempat rujukan dalam permasalahan gigi dan mulut kepada masyarakat.

"Memasuki usia ke tiga tahun ini, rumah sakit gigi dn mulut Soelastri semakin dikenal masyarakat dengan dibuktikan bahwa kunjungan masyarakat yg semakin meningkat," paparnya.

Meski diakui Ida, pada masa pandemi khususnya rawat jalan menurun, namun untuk layanan operasi pasien, dapat dikatakan meningkat karena pasien lebih memilih rumah sakit yang tidak melayani pasien covid. 

"Layanan operasi itu malah meningkat, ini juga terjadi pada layanan rawat jalan kunjungan UGD juga, dalam sebulan saja ada sekitar 660 rawat jalan," tegasnya.

Ditambahkan Ida, saat ini pihaknya belum bekerjsama dengan BPJS. Namun demikian, pasien lebih banyak pada  pasien yang mempunyai asuransi komersial.

"Belum BPJS, tapi pasien rata-rata juga pakai asuransi, klo kita standar pelayanannya masih di akreditasi C," imbuhnya.

Sementara itu, rektor UMS Sofyan Anif menyampaikan, rumah sakit tidak hanya semakin berkembang namun semakin eksis. Karena rujukan Rumah sakit gigi dan mulut belum banyak dan ini menjadi salah satu aset potensi yang terus dimajukan.

"Jadi ini tidak saja sekedar hanya menfasilitasi kedokteran gigi, namun sekaligus menjadi rujukan puat pendidikan," bebernya.

Lanjut Sopyan, untuk meningkatkan pengunjung perlu meningkatkan  pelayanan yang prima. Terlebih  dalam masa usia yang masih muda  perlu adanya rencana strategis .

"Pada tahap awal ini terutama dalam  aspek  layanan prima  maupun dalam pengembangan sdm. Kita ketahui rumah sakit gigi dan mulut belum banyak dan tentu ini menjadi aset yang potensial untuk terus dimajukan," tandasnya.

(Lid/arga)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar